Sabtu, 04 Desember 2021

Masjid Nurul Falah, Saksi Bisu Perjuangan Umat Islam Mengawal Sidang Penistaan Agama

Masjid Nurul Falah, Saksi Bisu Perjuangan Umat Islam Mengawal Sidang Penistaan Agama

Jakarta, Swamedium.com — Masjid Nurul Falah atau Masjid Al Falah menjadi saksi bisu perjuangan umat Islam dalam mengawal jalannya proses persidangan kasus penistaan agama selama hampir 5 bulan.

Banner Iklan Swamedium

Masjid yang terletak di Jalan RM Harsono Nomor 29, Ragunan, Jakarta Selatan ini selalu dipadati oleh umat Islam peserta aksi kawal sidang Ahok sejak sidang perdana tanggal 13 Desember 2016 lalu hingga hari ini, Selasa 9 Mei 2017 ketika majelis hakim menjatuhkan vonis selama 2 tahun penjara kepada Ahok.

Masjid yang bertingkat dua itu menjadi tempat singgah, pembagian logistik berupa makanan dan minuman untuk peserta aksi yang ikut mengawal jalannya persidangan kasus penistaan agama, dan masjid ini juga telah menjadi tempat bertemu dan berkumpulnya para pejuang pembela al Quran yang ikut berjuang melawan penghinaan terhadap agamanya.

Foto: Masjid Al Falah tempat berkumpulnya massa aksi kawal sidang ahok ke-18. (Joko/swamedium)

“Ini merupakan jalinan silaturahmi antar umat islam, kita bisa bersatu dan berkumpul membela al Quran. Alhamdulillah masjid ini didatangi sesama muslim yang sama sama membela agamanya yang dihinakan, jadi kita sama sama tahu bahwa semua instansi, birokrasi di negara ini sudah berpihak ke penguasa dan dikuasai oleh orang orang yang tidak suka terhadap umat Islam,” ungkap salah satu pengurus masjid al Falah yang enggan disebutkan namanya kepada Swamedium.com, Selasa (9/5).

Foto: Kericuhan yang sempat terjadi saat jamaah sholat Zhuhur yang juga massa aksi kawal sidang Ahok keluar dari masjid Al Falah. (Joko/swamedium)

Pihak pengurus masjid Al Falah itu menambahkan, bahwa terkait massa yang berkumpul dan ikut mengawal kasus penistaan agama, merasa bahagia Masjid Al Falah bisa menjadi tempat disatukannya umat Islam dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

“Meski pun yang mempersatukan kita adalah karena adanya orang yang menista agama, maka umat Seger membela agama dan al Quran. Inilah hikmah dari Allah, bahwa umat Islam bisa bersatu,” tuturnya. (Jok)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita