Jumat, 03 Desember 2021

Pemerintah dan BPK Bicarakan Temuan Tak Wajar di Laporan Keuangan 2016

Pemerintah dan BPK Bicarakan Temuan Tak Wajar di Laporan Keuangan 2016

Jakarta, Swamedium.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah temuan tak wajar dalam laporan keuangan pemerintah di tahun 2016 yang diserahkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hasil temuan auditor BPK tersebut bisa berdampak terhadap pemberian opini atas audit laporan keuangan pemerintah.

Banner Iklan Swamedium

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan sejumlah temuan BPK itu terkait laporan keuangan tahun 2016 yang diserahkan Kemenkeu. Temuan BPK itu, jelas Sri, berkaitan dengan sejumlah kebijakan pemerintah seperti subsidi, pengebangan kereta api, piutang pajak, pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU), penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan sejumlah temuan lainnya.

Setelah dilakukannya exit meeting antara pemerintah dan BPK, kemudian akan dikeluarkan hasil audit final oleh BPK pada pekan kedua Mei 2017.

“Apakah temuan bisa pengaruhi atau tidak (terhadap hasil audit), pemerintah diberi kesempatan untuk memberikan jawaban. Hari inilah kami berikan jawaban terhadap temuan itu, ada alasan nanti yang bisa diterima, ada yang tidak. Kemudian berdasarkan itu, moga-moga pemerintah bisa dapat laporan auditnya yang baik,” jelas Sri seperti dikutip dari republika.co.id, Selasa (9/5).

Tahun lalu, BPK juga menemukan indikasi adanya pemborosan anggaran di Kementerian Keuangan. Pemborosan anggaran tersebut seperti tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Belanja Barang dan Jasa pada Sekretariat Jenderal dan Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu untuk tahun anggaran 2013-2014.

Center for Budget Analysis saat itu mengungkapkan temuan bahwa banyak hal yang tak wajar dalam laporan pemeriksaan BPK terhadap pembelian barang dan jasa di Setjen dan Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu. Contohnya adalah ditemukannya pemborosan sebesar Rp13,22 miliar untuk sembilan pengadaan dengan nilai kontrak sebesar Rp43,52 miliar. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita