Rabu, 21 April 2021

Ekonomi Berjamaah Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah

Ekonomi Berjamaah Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah

Jakarta, Swamedium.com – Pakar Ekonomi Syariah Syafi’i Antonio mengatakan meski perekonomian nasional mulai dari hulu sampai hilir dikuasai oleh pihak lain, umat Islam masih memiliki kekuatan untuk membangkitkan ekonomi syariah melalui ekonomi berjamaah.

Banner Iklan Swamedium

Artinya, dominasi perekonomian nasional oleh sebagian kecil orang itu akan bisa diminimalisir bila umat Islam berpihak pada produsen muslim dengan memprioritaskan berbelanja pada produk-produk karya muslim.

Syafi’i Antonio yang juga Rektor STEI Tazkia menjelaskan, kalau hulu dan hilir ekonomi sudah dikuasai yang lain, umat Islam masih punya kekuatan daya beli dan kekuatan memilih di arena politik. Maka kedua kekuatan ini harus digunakan dengan benar agar tidak salah pilih dan tidak salah beli.

Dia melanjutkan Indonesia punya kelas menengah dan kelompok usia muda yang besar. Tahun 2015-2035, populasi terbesar di Indonesia adalah generasi milenial yang punya daya beli.

”Siapa yang manfaatkan? Bukan umat Islam. Nah, kita harus manfaatkan ini dengan produk dan layanan yang bagus,” kata Syafi’i dalam Dialog Kebangsaan di forum Days of Islamic Economics Revival (DINAR) 2017 STEI Tazkia, Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (11/5).

Dalam laman Republika.co.id, Syafi’I Antonio berpendapat muslim punya konsep hukum fardhu kifayah yang hanya identik dengan shalat jenazah.

“Padahal bukan hanya itu. Menyelamatkan ekonomi syariah lebih dahsyat dari menyelamatkan anak kecil yang tenggelam,” jelasnya.

Menurut dia, kalau Muslimah saat ini bisa menutup aurat dengan baju yang baik, maka mempunyai garmen bagi muslim adalah fardhu kifayah. Muslim jadi produsen produk yang kompetitif dari segi kualitas dan harganya. Hal Itu fardhu kifayah umat Islam.

”Yang bisa umat lakukan adalah berjuang dengan semangat berjamaah,” kata Syafi’i.

Dia mengimbau agar mat Islam tidak fokus pada perbedaan, tetapi berjuang pada sesuatu yang jadi kesamaan.

“Semoga dengan berjamaah, umat Islam bisa bersama membangun ekonomi syariah. Insya Allah ekonomi syariah baik untuk semua,” tegas Syafi’i. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita