Rabu, 21 April 2021

Bang Otto: Tangan Ini Akan Jadi Saksi di Akhirat Bahwa Saya Bela Islam

Bang Otto: Tangan Ini Akan Jadi Saksi di Akhirat Bahwa Saya Bela Islam

Jakarta, Swamedium.com — Presidium Alumni 212 menggelar spanduk petisi sepanjang 1 kilometer di Kantor Komnas HAM, Jumat (12/5) siang tadi.

Banner Iklan Swamedium

Petisi di atas kain putih itu diisi dengan tanda tangan dari masyarakat yang menolak kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis yang diduga dilakukan oleh rezim penguasa. Komnas HAM sendiri sudah menyatakan bahwa terindikasi kuat pelakunya adalah state of crime atau aktor negara di balik kriminalisasi tersebut.

Foto: Otto Idris atau Bang Otto ikut menandatangani petisi tolak kriminalisasi ulama di Komnas HAM. (Mang Ucuy/swamedium)

Salah satu dari sekian banyak masyarakat yang mendatangi Kantor pembela hak asasi manusia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat itu adalah Otto Idris yang akrab disapa Bang Otto.

Dengan kekurangan fisik yang dimilikinya sejak lahir, Bang Otto tetap semangat mendukung petisi yang bertajuk ‘Setop Kriminalisasi Ulama dan Aktivis’itu.

“Mbak saya mau tanda tangan petisi, tulis apa aja?,” ucapnya kepada salah satu panitia acara.

“Nama, alamat, nomor HP sama fotocopy KTP, Bang,” jawab Mbak panitia yang berhijab seraya memberikan formulir dan pulpen.

Karena keterbatasan fisiknya, terlihat Bang Otto agak lama menulis data-data yang disebutkan tadi.

“Sini, Bang saya bantu tulis. Abang sebut aja apa apa (data data) nya,” sahut seorang pemuda berbaju biru dengan rambut agak gondrong di sebelah Bang Otto.

Namun, Bang Otto tak menerima pertolongan dari pemuda itu dan malahan memberikan jawaban yang mungkin bagi sebagian umat Islam tak pernah terpikir sebelumnya.

Foto: Otto Idris atau Bang Otto mendukung petisi tolak kriminalisasi ulama di Komnas HAM. (Mang Ucuy/swamedium)

“Nggak apa-apa, Bang. Saya masih sanggup nulis data saya. Demi Allah, saya mau kekurangan fisik saya ini bukan jadi hambatan untuk bela Ulama dan Islam. Dan demi Allah, saya mau tangan saya ini jadi saksi di akhirat kelak, kalo saya gunakan untuk bela ulama dan Islam. Insya Allah,” tuturnya dengan nada bicara yang bersemangat.

Bang Otto pun kemudian mengisi formulir tersebut. Sementara si pemuda tadi tertegun dan mengucap takbir sambil menatap Bang Otto menulis. (mangucuy/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita