Kamis, 15 April 2021

Sektor Properti Jadi Pilihan Investasi Orang Kaya

Sektor Properti Jadi Pilihan Investasi Orang Kaya

Jakarta, Swamedium.com – Pakar Properti Panangian Simanungkalit mengatakan sektor properti menjadi pilihan bisnis dan investasi orang kaya di dunia, termasuk Indonesia. Sebab sektor properti menjanjikan peningkatan nilai aset dengan cepat dan aman, tanpa kekhawatiran tergerus inflasi.

Banner Iklan Swamedium

Panangian menjelaskan pasar properti di Indonesia masih terbuka luas karena suplai rumah masih jauh lebih sedikit dibandingkan potensi permintaannya. Selain itu, harga properti mencatat kenaikan harga dikisaran 30 persen per tahun.

Karena itu, kata Panangian, properti adalah investasi terbaik bagi semua orang yang ingin nilai asetnya bertumbuh lebih cepat.

“Kalau mau kaya, masuklah di properti. Semua orang kaya di dunia masuk di sini sebab properti itu kebutuhan setiap manusia,” kata Panangian yang juga pemilik Panangian School of Property itu dalam presentasinya di Jakarta.

Properti mampu melipatgandakan kekayaan dengan cepat. Dia mencontohkan Trihatma, pemilik Grup Agung Podomoro Land yang masuk ke bisnis properti pada saat Indonesia masih krisis moneter di awal tahun 1998-1999.

Saat itu, dia melanjutkan, Trihatma hanya memiliki modal sekitar Rp30 miliar, namun saat Podomoro mencatatkan harga saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia di tahun 2010 atau sekitar 10 tahun sesudahnya, kekayaan Agung Podomoro sudah melonjak menjadi Rp5,2 triliun rupiah.

“Bayangkan, asetnya melonjak ribuan kalilipat hanya dalam tempo lebih 10 tahun. Ini terjadi karena Podomoro masuk saat momentumnya tepat, di saat pasar properti sedang jatuh,” papar dia.

Menurut dia, tahun ini momentum masuk ke bisnis properti atau membeli properti masih baik, meski di kuartal ketiga diperkirakan permintaan properti sudah akan naik lagi. Selain mempertimbangkan momentum, jelas Panangian, saat membeli properti, pilihlah lokasi yang masih sunrise atau lokasi yang masih berkembang.

“Pilihlah lokasi yang sunrise, sehingga peluang kenaikan harganya masih tinggi. Jangan pilih lokasi yang sunset,” papar dia.

Bagi Panangian yang telah puluhan tahun berkiprah di dunia properti, bahkan pernah menjadi konsultan properti di Indonesia Banking Restructuring Asset (IBRA/BPPN), tidak ada investasi yang memiliki tingkat pengembalian investasi (return on investment) yang lebih tinggi daripada properti. Selain itu, investasi properti lebih aman, barangnya riil ada meski perekonomian sedang ambruk sekalipun.

“Coba kalau investasi di paper (saham), duitnya bisa hilang,” tegasnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita