Kamis, 22 April 2021

Dua Rumah Sakit Ini Diserang Terorisme Digital Melalui Ransomware WannaCry

Dua Rumah Sakit Ini Diserang Terorisme Digital Melalui Ransomware WannaCry

Foto : 20 negara yang terserang ransomware wannacry(arstechnica)

Jakarta, swamedium.com — Bahaya ransomware benar-benar menteror masyarakat umum, sehingga membuat resah pengguna komputer. Dua rumah sakit seperti yang diterima oleh kemkominfo mengatakan rumah sakit dharmais dan rumah sakit harapan kita diserang teror digital ini. Ransomware ini berjenis locker yang memeras uang untuk ditukarkan dengan data yang terkunci.

Banner Iklan Swamedium

Menurut keterangan dari rumah sakit dharmais seperti yang dikatakan Abdul Kadir melalui vivanews mengatakan seluruh aktifitas medis yang menggunakan perangkat komputer lumpuh dan tidak bisa dioperasikan seperti biasa. Meskipun demikian rumah sakit dharmais sendiri punya data salinannya dan dalam proses administrasi dilakukan secara manual.

Kemkominfo melalui Semuel A. Pangerapan pada siaran pers NO. 55/HM/KOMINFO/05/2017 mengatakan ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait protokol SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini serangan yang dilaukan oleh Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden tersebut.

Seperti yang dijelaskan arstechnica ransomware ini memeras uang korban yang terinfeksi dan uang tersebut harus di serahkan kepada hacker yang menciptakan WannaCry melalui transfer ke rekening bitcoin sebesar $300 sampai $600 dengan jatuh tempo sampai tanggal 15 Mei 2017. Jika tidak, data yang dikunci oleh wannacry ini akan dipaksa untuk dihapus tanpa sepengetahuan pengguna komputer.

SMB merupakan suatu protokol yang digunakan aktif pada sistem operasi Windows untuk melakukan pertukaran data melalui jaringan Internet. Meskipun protokol ini digunakan aktif pada sistem operasi Windows, sistem operasi lain seperti GNU/Linux, MacOS dan FreeBSD juga menggunakan protokol ini tapi tidak seaktif yang digunakan pada Windows.(*/rk)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita