Rabu, 21 April 2021

Jangan Asal Buka Tautan, Kemungkinan Besar Anda Sudah Kena Retas!

Jangan Asal Buka Tautan, Kemungkinan Besar Anda Sudah Kena Retas!

Foto: Ilustrasi (swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Belum lama ini, Indonesia dikejutkan dengan kasus peretasan masal yang menimpa salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dan berbagai komputer di dunia.

Banner Iklan Swamedium

Selain kasus itu, masih hangat beritanya tentang sosok seorang bocah berumur 19 tahun bernama Haikal yang berhasil meretas situs-situs ternama dan menyebabkan kerugian sampai milyaran rupiah. Tentunya berita tersebut menyadarkan kita betapa berbahayanya kasus peretasan di dunia digital ini.

Tapi tahukah Anda, bahwa kasus peretasan ini tidak hanya bisa menimpa perusahaan-perusahaan besar. Melainkan juga bisa menimpa Anda, dan kemungkinan besar Anda sudah terinfeksi dari serangan para peretas.

Iya benar sekali, kita pun sebagai pribadi bisa saja diretas tanpa kita sadari. Salah satu yang mungkin sekali menimpa kita adalah ransomware. Ransomware sendiri bisa diartikan sebagai virus atau malware yang dapat mengenkripsi file dan data yang ada di laptop, PC, atau bahkan ponsel kita. Dan untuk membuka enskripsi atas data tersebut kita akan diminta sejumah uang (tebusan).

Ransomware sendiri merupakan tindakan kejahatan siber yang angkanya cukup besar di dunia. Laporan dari 2017 Global Threat Intelligence Report dari NTT security, yang dirilis oleh Dimension Data Indonesia, menyebutkan 77% ransomware yang terjadi di dunia menyerang empat industri di dunia. Berturut-turut adalah: binsis dan layanan profesional (28%), pemerintahan (19%), kesehatan (15%) dan retail (15%).

Indonesia, yang pengguna internetnya terus bertambah -menurut Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia – APJII sampai tahun 2016 kemarin sekitar 132 juta- tentu bisa dengan mudah menjadi sasaran kejahatan ransomware.

Menanggapi hal tersebut, Country Director Dimension Data Indonesia, Hendra Lesmana, memberikan beberapa tips supaya terhindar dari ransomware, yaitu, kita jangan sembarangan membuka tautan yang ada di email atau yang berada di dalam dunia maya atau yang disebarkan melalui SMS. Selain itu lakukan secara rutin untuk memperbarui aplikasi dan sistem operasi secara teratur dalam semua perangkat anda. Waspadalah, jangan sampai anda terjerat dalam jaring ransomware. (Wisja Sikumbang/rk)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita