Kamis, 15 April 2021

Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan, Polri: Kami Masih Mampu Mengungkapnya

Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan, Polri: Kami Masih Mampu Mengungkapnya

Foto: Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rikwanto bersama Kadiv Humas Poltri Martinus Sitompul. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan yang hingga saat ini belum terungkap siapa pelakunya, Polri menyatakan tidak perlu adanya tim independen untuk mengungkap kasus tersebut.

Banner Iklan Swamedium

“Polri masih mampu. beri waktu untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan. Semua upaya yang dilakukan sudah cukup banyak,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto di Mabes Polri, Senin (15/5).

Rikwanto menjelaskan, dalam mengungkap kasus yang menimpa penyidik senior KPK tersebut ada dua hal yang dilakukan pihak kepolisian. Metode induktif dan metode deduktif.

“Kita lakukan dua hal dalam mengungkap kasus. Seperti berangkat dari tempat kejadian perkara (TKP) metode induktif. Kemudian berangkat dari motif itu namanya metode deduktif. Jadi dua-duanya. Dari TKP kita dapatkan bukti, keterangan, saksi, dan lain lain. Dari motif metode deduktif kita dapatkam, apa yang melatarbelakangi peristiwa tersebut, keduanya kita lakukan penyelidikan,” ungkap Rikwanto.

Untuk 3 orang terduga pelaku yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian, saat ini telah dibebaskan lantaran alibi mereka yang kuat saat diperiksa pihak kepolisian.

“Sudah kita periksa tiga orang ternyata alibinya kuat. Jadi semua pembuktian alibinya kuat dan memang terbukti mereka berada di lokasi sesuai alibinya masing masing. Jadi tiga orang tersebut tidak bisa kita melakukan penetapan sebagai yang melakukan. Jadi kita lepaskan,” ucapnya. (Yog)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita