Kamis, 22 April 2021

Pemerintah Bersama Sektor Keuangan Berada Diperingkat Teratas Daftar Ancaman Siber

Pemerintah Bersama Sektor Keuangan  Berada Diperingkat Teratas Daftar Ancaman Siber

Jakarta, Swamedium – Riset terbaru mengungkapkan bahwa serangan siber pada sektor pemerintahan berlipat ganda di tahun 2016, meningkat menjadi 14% dari 7% untuk semua ancaman keamanan siber di 2015. Serangan yang terjadi pada sektor keuangan juga meningkat secara pesat dari hanya 3% di 2015 menjadi 14% untuk semua serangan di 2016.
Sektor manufaktur berada pada urutan ketiga di 13%, sementara sektor ritel yang berada di urutan teratas pada semua serangan keamanan siber di 2015 menurun menempati posisi keempat (11%).
Data-data tersebut di dapatkan pada Executive’s Guide to the NTT Security 2017 Global Threat Intelligence Report, yang di kompilasi dari data yang dikumpulkan oleh NTT Security dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di bawah NTT, termasuk Dimension Data, dari jaringan klien sebanyak 10,000 tersebar di lima benua, 3,5 trilyun security logs, 6,2 milyar percobaan serangan, dan global honeypots1 and sandboxes2 berlokasi di lebih dari 100 negara yang berbeda-beda.
Laporan tersebut menggarisbawahi beberapa ajang geo-politik global yang memungkinkan berkontribusi pada adanya serangan siber keamanan dengan sektor pemerintahan menjadi targetnya. Hal ini termasuk:
1.Kampanye pemilihan Presiden Amerika Serikat 2.Sikap politik Amerika Serikat yang lebih agresif terhadap China dan Korea Utara. 3. China mengadopsi sikap kebijakan dalam mengamankan ‘kepentingan utama’ vitalnya 4. Sanksi ekonomi melawan Russia yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa 5. Aktor-aktor yang disponsori negara Russia untuk melanjutkan operasional siber melawan negaranegara barat sebagai target . Serta 6. Sentimen negatif yang tumbuh di Timur Tengah melawan agresi Barat terhadap Syria.
Hendra Lesmana, Country Head, Dimension Data Indonesia berkata, “Pemerintahan di seluruh dunia secara konstan berada dibahwa ancaman serangan canggih yang diluncurkan oleh negara-negara saingan, grup teroris, para hackers dan penjahat siber. Hal itu dikarenakan pemerintahan memegang informasi sensitif dalam Honeypots: systems built as lures, specifically built to attract attackers, and gather information from cyberattacks directed against the honeypots.
Selanjutnya, Sandbox: a testing environment that isolates untested code changes and outright experimentation from the production environment or repository, in the context of software development including Web development and revision control. (Wisja)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita