Rabu, 21 April 2021

GNPF MUI: Habib Rizieq Tidak Penuhi Panggilan Polisi Karena Adanya Ketidakadilan

GNPF MUI: Habib Rizieq Tidak Penuhi Panggilan Polisi Karena Adanya Ketidakadilan

Foto: Konferensi Pers GNPF MUI. (Prayoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Ketua tim Advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera menjelaskan alasan ketidakhadiran Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab dalam memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Senin (15/5) kemarin.

Banner Iklan Swamedium

“Alasan Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan pada Senin kemarin, karena terlalu banyak ketidakadilan” ujar Kapitra saat konferensi pers di AQL, Jakarta Selatan, Selasa (16/5).

Kapitra mengungkapkan, bahwa Habib Rizieq berpesan kepada tim Advokat bahwa terjadi ketidakadilan yang dilakukan kepolisian. Adanya laporan dugaan ijazah palsu Sukmawati Soekarnoputri tidak ditindaklanjuti polisi.

“Adanya dugaan ijazah palsu Sukmawati kenapa tidak ditindaklanjuti dan tidak di publish ke masyarakat sejauh mana progresnya,” ungkapnya.

Selain itu masih ada ketidakadilanya lainnya yang harus ditindaklanjuti oleh tim advokasi seperti dugaan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq, juga adanya demoralisasi terhadap diri Habib Rizieq.

“Ketidakadilan, kriminalisasi yang kasus ini (yang melibatkan Firza Husein) karena Habib Rizieq masih menjadi saksi. Ini tidak lain ada demoralisasi terhadap diri Habib Rizieq, sehingga dia menjadi orang yang terhina karena selama ini beliau adalah orang yang menjadi panduan, dan kemudian ingin dijatuhkan ke dalam lubang lubang kehinaan” ujarnya.

Kapitra menegaskan kembali, semua ketidakadilan tersebut yang membuat Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan polisi Senin kemarin. (Yog)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita