Jumat, 23 April 2021

Terima Laporan Kriminalisasi Ulama, Natalius Pigai Disidang Dewan Etik Komnas HAM

Terima Laporan Kriminalisasi Ulama, Natalius Pigai Disidang Dewan Etik Komnas HAM

Foto: Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai, dikabarkan akan disidang oleh Dewan Etik Komnas HAM. Hal ini ditengarai lantaran Natalius kerap menerima laporan kriminalisasi ulama dan telah membentuk tim investigasi atas kasus tersebut.

Banner Iklan Swamedium

Menanggapi kabar tersebut, Ketua Presidium Alumni 212, Ustad Ansufri Idrus Sambo (Ustadz Sambo) mempertanyakan sikap Dewan Etik Komnas HAM tersebut.

“Selama menerima aspirasi masyarakat terkait dugaan kriminalisasi pemerintah terhadap aktivis dan ulama, Pak Pigai telah bekerja secara professional dan proporsional,” kata Ustadz Sambo, Selasa (16/5).

Sambo menduga, pihak yang akan menyidang Pigai telah diintervensi oleh kekuasaan.

“Malah kita mencurigai anggota-anggota yang ingin menyidangkan etik Pak Pigai, justru telah diintervensi oleh kekuasaan,” ucapnya melalui pesan singkat seperti dikutip Majalahayah.com.

Ustadz Sambo menyampaikan, pada Jumat (19/5) mendatang, Presidium Alumni 212 kembali akan mendatangi Komnas HAM untuk memberi dukungan kepada Pigai, sekaligus mendesak anggota Komnas HAM lain yang ditengarai tidak independen untuk mundur dari keanggotaan.

“Yang berseberangan dengan Pak Pigai harus mundur karena sudah tidak netral lagi, bahkan terindikasi telah tercemar oleh tekanan kekuasaan rezim penguasa saat ini,” tandasnya.

Ustadz Sambo mengungkapkan, dukungan masyarakat pada Jumat mendatang akan lebih banyak dari sebelumnya.

Ia pun berharap agar Pigai dan tim investigasi yang telah dibentuk Komnas HAM, bisa bekerja tanpa ragu-ragu dalam mengusut tuntas semua pihak yang diduga melakukan pelanggaran HAM atas kriminalisasi aktivis dan ulama.

“Jumat depan, kita akan datang lagi dengan dukungan yang lebih banyak kepada Tim Investigasi Komnas HAM untuk tidak ragu-ragu dalam mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam pelanggaran HAM terhadap para ulama dan aktivis,” tutupnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita