Kamis, 15 April 2021

Usai Fitnah Muhammadiyah, Semuel Didatangi KOKAM dan Akan Minta Maaf

Usai Fitnah Muhammadiyah, Semuel Didatangi KOKAM dan Akan Minta Maaf

Foto: KOKAM Muhammadiyah siap mengawal KPK dalam menuntaskan kasus-kasus besar. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak melalui laman Facebook miliknya meminta untuk mencari Semuel Aitonam lantaran dinilai telah membuat fitnah kepada Muhammadiyah.

Banner Iklan Swamedium

“Sahabat Pemuda Muhammadiyah dan Kokam Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia. melalui Pesan Sosial media ini. Saya minta untuk mencari Orang yang bernama Semuel Aitonam seperti yang tercantum dalam akun Facebook di bawah, serahkan pada Hukum, karena yang bersangkutan dengan nyata melakukan fitnah terang kepada Muhammadiyah, melalui akun Facebook-nya. Kepada yang bersangkutan, melalui pesan
sosial media ini, Bila tidak meminta maaf secara langsung dan menjelaskan Apa maksud fitnah yang bersangkutan tersebut, Kami tidak sungkan untuk melakukan Langkah hukum yang diperlukan,” tulis Dahnil di akun Facebook-nya, Selasa (16/5) kemarin.

Menurut penuturannya, pada Selasa (16/5) malam, Semuel sudah didatangi oleh para Kokam pemuda Muhammadiyah kota Bogor.

“Malam tadi, sahabat Kokam Pemuda Muhammadiyah kota Bogor sudah menemui saudara Samuel yang melakukan fitnah kepada Muhammadiyah dan umat Islam, dan (Semuel) mengakui kekeliruannya,” ujar Dahnil seperti dikutip Republika.

Rencananya, lanjut Dahnil, pada hari ini, Rabu (17/5), Semuel akan datang secara resmi ke pengurus daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) kota Bogor untuk menyampaikan permohonan maaf kepada publik terutama Muhammadiyah dan umat Islam

“Atas perintah dan keputusan pengurus pusat Pemuda Muhammadiyah teknisnya permohonan maaf pak Samuel secara tertulis di atas materai diserahkan ke PDPM Bogor,” ucapnya.

Foto: Status Semuel Aitonam yang dinilai memfitnah Muhammadiyah dan umat Islam. (facebook Semuel Aitonam)

Dalam status di Facebook-nya Semuel Aitonam mengatakan, “Apa ini perasaan saya saja, kok sepertinya banyak org Muhammadiyah di balik aksi-aksi pemerintah sekarang ini ya?”

Dalam komentar percakapan ia melanjutkan, “Walaupun tidak secara kelembagaan sebenarnya pernyataan dan kehadiran tokoh-tokoh utama Muhammadiyah seperti Amien Rais, Din Syamsuddin, Haedar Nashir, Ketua PPM, Syafrizal, dll, dalam gerakan bela Islam Jilid 1 dan 2, telah memperlihatkan posisi mereka, yang meskipun tidak dalam posisi mendukung ISIS, tokoh tak alergi sama sekali dengan konsep khilafah yang boleh jadi masih tertanam dalam ‘mimpi-mimpi’ ideologis keagamaan mereka. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita