Rabu, 21 April 2021

Agar Harga Stabil, Bulog Canangkan Gerakan Stabilisasi Pangan

Agar Harga Stabil, Bulog Canangkan Gerakan Stabilisasi Pangan

Jakarta, Swamedium.com – Perum Bulog mencanangkan Gerakan Stabilisasi Pangan selama dua pekan penuh di seluruh Tanah Air agar harga pangan selama Ramadhan dan Lebaran stabil. Saat ini, Bulog telah menyiapkan stok bahan pangan pokok dalam jumlah besar.

Banner Iklan Swamedium

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya menyiapkan apa yang diinginkan pemerintah berupa bahan pangan pokok. Untuk beras, Bulog menyiapkan sebanyak dua juta ton lebih untuk melakukan stabilisasi harga pangan, terutama selama puasa dan Lebaran.

Gerakan Stabilisasi Pangan merupakan inisiatif Bulog dalam menjaga harga pangan di tingkat konsumen menjelang Ramadhan dan Lebaran yang akan dilakukan selama dua pekan penuh di seluruh Indonesia.

“Penyediaan pangan pokok ini tidak hanya di Jakarta, tapi juga dari Sabang sampai Merauke,” kata Djarot seperti dikutip Antara, Rabu (18/5).

Djarot mengatakan hal itu ketika melakukan pencanangan Gerakan Stabilisasi Pangan di Kantor Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten yang juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Menurut dia, selain beras pihaknya juga menyiapkan gula sebanyak 320 ribu ton, daging beku 37.500 ton, minyak goreng 207 ribu liter, bawang merah 60 ribu ton, bawang putih 62 ton.

“Khusus untuk bawang merah dan bawang putih akan terus bertambah stoknya dengan penyerapan produksi dalam negeri dan impor,” ucapnya.

Pada kesempatan pencanangan Gerakan Stabilisasi Pangan tersebut, Dirut Bulog Djarot Kusumayakti dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita melepas sebanyak 20 truk berisi bahan pangan utama seperti beras, gula, minyak goreng dan daging menuju sejumlah pasar-pasar di DKI Jakarta.

Mendag. Enggartiasto Lukita mendukung Gerakan Stabilisasi Pangan tersebut.

“Kami sangat setuju. Ini yang kita inginkan. Bukan hanya kali ini saja pemerintah memberikan penugasan kepada Bulog. Tapi Bulog ternyata lebih cepat mengambil langkah inisiatif,” ujarnya.

Menurut Mendag, dari hasil pantauan di seluruh Indonesia terkait stok pangan, khususnya beras di gudang Bulog cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah menjamin kondisi harga menjelang Ramadhan dan Lebaran akan stabil.

“Sekarang stok Bulog cukup banyak, tapi kalau nanti ada potensi permainan yang dilakukan pedagang, Bulog harus siap masuk ke pasar tradisional,” jelas dia.

Stok Pangan Besar

Mendag menjamin, saat Ramadhan dan Lebaran nanti tidak akan terjadi lonjakan harga yang berlebihan, mengingat stok pangan yang dimiliki pemerintah cukup besar.

Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada distributor/pedagang agar tidak mempermainkan harga pangan. Pihaknya juga tidak akan segan-segan mencabut izin jika masih ada yang nakal.

“Jangan berpikir mereka akan bisa berdagang lagi. Satgas Pangan juga siap mengambil tindakan. Spekulan bukan hanya akan rugi, tapi mereka akan berhadapan dengan hukum,” tukasnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita