Sabtu, 24 April 2021

Apindo Dukung Ditjen Pajak Intip Data Keuangan WP

Apindo Dukung Ditjen Pajak Intip Data Keuangan WP

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyakini pemerintah tidak akan mengumbar kerahasiaan data wajib pajak meski punya kewenangan melihat data keuangan wajib pajak (WP) yang tersimpan diberbagai institusi keuangan. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir hak privacy-nya terganggu karena ada aturannya.

Banner Iklan Swamedium

Kebijakan ini juga didukung oleh Apindo sebagai tindak lanjut dari program pengampunan pajak yang sudah dilakukan pemerintah sejak tahun lalu.

Kewenangan Ditjen Pajak mengintip data keuangan wajib pajak itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Menurut Hariyadi, kebijakan pemerintah tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari program pengampunan pajak atau tax amnesty dan komitmen transparansi pemerintah terkait pertukaran informasi keuangan secara otomatis (Automatic Exchange of Information/ AEoI) yang berlaku pada 2018.

“Ini kan terkait keterbukaan informasi pada 2018. Sebenarnya ini bukan hal yang tiba-tiba atau mengejutkan, ini kan untuk mendorong semua wajib pajak (WP) ikut tax amnesty,” kata Hariyadi di JCC, Senayan, Kamis (18/5)

Terkait nasabah perbankan yang merasa terganggu privasinya, Hariyadi menilai pemerintah pasti tidak ingin merugikan wajib pajak dan akan menjaga kerahasiaan data.

“Akses ini juga dari pajak sudah ada peraturannya. Dia tidak boleh membocorkan data wajib pajaknya. Semoga tidak ada yang merugikan wajib pajak, tapi kalau ada kebocoran itu petugas pajaknya bisa dipidana, bisa kena sanksi,” tuturnya.

Hariyadi juga menyoroti soal potensi kaburnya dana dari Indonesia karena kebijakan tersebut. Namun dengan adanya tax amnesty, dia menilai hal itu tidak akan begitu berdampak.

“Mungkin yang merasa tidak nyaman, kebanyakan yang tidak ikut TA. Mereka menjadi sensitif. Tapi kalau ikut kan mereka sudah declare semua (kekayaan), bisa dijelaskan kepada pihak pajak,” katanya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita