Sabtu, 24 April 2021

Beragam Ide Bisnis Kuliner ‘dadakan’ di Bulan Puasa

Beragam Ide Bisnis Kuliner ‘dadakan’ di Bulan Puasa

Jakarta, Swamedium.com – Tak terasa bulan ramadhan akan segera tiba. Meski hati bahagia menyambutnya, ada sedikit kecemasan sebab pengeluaran di bulan puasa dan lebaran biasanya membengkak. Selain harga bahan kebutuhan pangan melonjak, juga ada pengeluaran ekstra untuk pulang kampung dan belanja membeli kebutuhan untuk lebaran.

Banner Iklan Swamedium

Bagi yang perlu tambahan penghasilan atau cari THR, cobalah untuk menjadi pebisnis ‘dadakan’. Coba perhatikan, saat bulan puasa tiba, di pinggir-pinggir jalan hingga gang-gang di kampung bertebaran orang jualan makanan. Selain itu, ada beragam acara bazar yang menjual pakaian dan makanan juga banyak digelar diberbagai tempat. Manfaatkan momen ini untuk menjemput rejeki dan membantu keluarga agar tak pusing menghadapi pengeluaran yang membengkak.

Selain berdagang pakaian muslim, salah satu ide yang bisa dicoba adalah berbisnis kuliner favorit di bulan puasa, seperti berikut ini;

1. Jual beragam minuman segar manis untuk berbuka, seperti kolak, candil, es pisang hijau, es kelapa hijau, es sirup, es buah, es dawet, dan sebagainya.

Rasa haus yang dirasakan setelah seharian berpuasa membuat banyak orang langsung menyerbu minuman segar begitu terdengan suara adzan. Minuman segar seakan menjadi menu wajib bagi orang puasa. Sajikan minuman-minuman itu dalam wadah plastik yang cantik, sehingga menarik minat orang untuk membelinya. Selain itu, minuman yang sudah ditempatkan di wadah akan memudahkan pembeli untuk membawanya dan lebih higienis.

2. Jual makanan ringan ala jajanan pasar, seperti mendoan, sosis, risoles, empek-empek, martabak, mendoan, bakwan, arem-arem, asinan bogor dan sebagainya.

Kebiasaan ngemil orang Indonesia sulit dihilangkan, bahkan saat puasa. Rasanya tak lengkap bila berbuka tanpa makan camilan ringan. Makanan-makanan kecil itu tak hanya laris dibeli ibu-ibu untuk persiapan berbuka puasa, tetapi juga untuk dibawa ke pengajian di masjid-masjid. Harga yang terjangkau dan rasa yang lezat pasti akan diburu oleh pembeli.

3. Jual lauk pauk praktis favorit kebanyakan orang, seperti rendang, sate, pepes-pepesan, ayam bakar, telur balado, balado jengkol, abon ayam, abon sapi, ayam goreng kentucky dan sebagainya.

Ibu-ibu karyawan, buruh pabrik hingga pekerja kantoran biasanya menyerbu makanan lauk-pauk yang praktis itu karena tidak punya cukup waktu untuk memasak. Sembari pulang kantor, dia membeli makananan itu untuk persiapan berbuka puasa sekaligus sahur.

4. Jual jajanan yang biasa dibeli oleh anak-anak, seperti cilok, seblak, bakso bakar, tahu genjrot, sosis mayonnaise, dan sebagainya.

Banyak orang dewasa yang juga suka menyantap jajanan anak sekolah ini. Rasanya yang gurih pedas dan penyajiannya yang cukup unik, menarik minat orang dewasa juga. Saat puasa, jajanan ini biasanya mengalami kenaikan permintaan. Mungkin, orang dewasa juga ingin makanan selingan yang ringan.

5. Jualan kurma dan kue lebaran, seperti nastar, putri salju, kacang telor, dan beragam kue kering lainnya.

Buah kurma biasa diserbu saat ramadhan karena dipercaya mampu memulihkan tenaga dengan cepat setelah seharian perut kosong. Selain itu, kurma juga baik untuk kesehatan. Beragam jenis kurma ada di pasaran. Kemas dengan cantik dan ukuran bervariasi mulai dari 250 gram agar menjangkau semua kalangan pembeli.

Sedangkan kue kering adalah hidangan wajib yang disediakan di setiap lebaran. Saat puasa, banyak yang sudah membeli, baik untuk persiapan lebaran, isian parsel atau buah tangan untuk kerabat dan sahabat. Kue nastar, putri salju dan kacang goreng hampir selalu ada di setiap meja keluarga. Kalau menjual kue itu, pasti laris manis. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita