Rabu, 21 April 2021

Gubernur BI: Aturan Intip Data Nasabah Jadi Modal Perangi Kejahatan Keuangan

Gubernur BI: Aturan Intip Data Nasabah Jadi Modal Perangi Kejahatan Keuangan

Jakarta, Swamedium.com – Bank Indonesia (BI) mendukung penuh penerbittan Perppu Nomor 1 Tahun 2017 yang mengizinkan aparat pajak untuk mengintip data nasabah. Dengan adanya Perppu tersebut, Indonesia bisa bergabung dengan negara-negara lain yang memerangi tindakan ilegal di bidang keuangan.

Banner Iklan Swamedium

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan aturan keterbukaan informasi menjadi landasan Indonesia bergabung pada Financial Action Task Force (FATF). Dan, Perppu Nomor 1 Tahun 2017 menjadi modal Indonesia bergabung sebagai anggota FATF. Pasalnya, beleid tersebut menerapkan keterbukaan informasi dan diikuti 100 lebih negara.

Dengan begitu, kata Agus, BI 100% mendukung implementasi akses keterbukaan informasi data perbankan untuk perpajakan.

“BI mendukung karena bu Menkeu (Menteri Keuangan) bersama dengan pemerintah sedang berupaya untuk kita jadi anggota FATF,” kata Agus.

Agus mengungkapkan jika sudah bergabung sebagai anggota FATF, sistem keuangan Indonesia menjadi lebih transparan dan sehat, serta mampu memerangi tindakan-tindakan sistem keuangan yang negatif.

“Kalau sudah jadi anggota, bisa lebih berperan untuk terciptanya sistem keuangan yang sehat, tidak ada pencucian uang, terrorism financing, ataupun tindakan yang tidak safe seperti narkoba,” tambahnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita