Kamis, 22 April 2021

Tips A Sampai Z Bangun Sendiri Rumah Idaman

Tips A Sampai Z Bangun Sendiri Rumah Idaman

Jakarta, Swamedium.com – Membeli tanah kavling, kemudian membangun rumahnya sendiri menjadi pilihan sebagian orang dengan alasan lebih puas daripada membeli jadi. Bila membangun sendiri jadi pilihan, tentu persiapannya berbeda dengan beli jadi.

Banner Iklan Swamedium

Selain memikirkan bangunannya, Anda juga harus mempertimbangkan kekuatan finansialnya. Jangan sampai terlalu ambisius dalam membangun rumah bagus, ujungnya uang habis di pertengahan pembangunan. Akibatnya, bangunan menjadi mangkrak atau terbengkelai. Ada beberapa faktor berikut ini yang harus dipersiapkan sebelum membangun rumah impian.

1. Pemilihan Tanah atau Kavling

Cari tanah yang lokasinya sesuai minat. Biasanya mempertimbangkan jarak antara rumah dengan kantor, fasilitas perumahan dan bujet. Pilih lingkungan perkampungan atau perumahan. Tentu saja, dalam memilih lokasi dan luas lahan harus memperhitungkan kemampuan keuangannya. Perhatikan juga legalitas dari tanah tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Jangan beli tanah yang masih dalam sengketa.

2. Rencanakan Desain Rumah

Dalam mencari desain rumah impian ini bisa dilakukan dengan banyak cara. Bila punya bujet yang cukup bisa menggunakan jasa arsitek profesional untuk membuatkan desain sesuai impian. Jika bujet terbatas, mintalah bantuan kawan yang berprofesi sebagai arsitek. Saat ini sudah ada teknologi 3D dalam desain rumah. Sehingga, kita langsung mendapatkan gambaran bayangan rumah kelak kalau sudah jadi bakal seperti apa. Para arsitek profesional biasanya memiliki software 3 D dalam mendesain rumah.

Tetapi, bila keuangan tidak memungkinkan untuk pakai jasa arsitek, Anda bisa mencari ide desain dari majalah, laman properti, bahkan meluangkan waktu berkeliling ke perumahan-perumahan bagus untuk menyontek idenya. Rumah yang disukai bisa dipotret, kemudian didiskusikan dengan tukang yang akan membangun rumah.

Pilihan desain rumah bisa bergaya minimalis, klasik atau lainnya tergantung selera dan bujet. Rumah berdesain minimalis modern biasanya lebih irit dari segi biaya dan cocok untuk hunian yang lahannya tidak luas.

3. Seleksi Kontraktor Rumah atau Tukang

Pilih kontraktor atau tukang yang punya rekam jejak baik dalam membangun rumah. Caranya, mintalah rekomendasi teman, saudara atau tetangga yang sebelumnya punya pengalaman bekerjasama dengan kontraktor atau tukang tersebut.

Cara lainnya, pilihlah beragam penawaran kontraktor yang masuk ke daftar Anda. Kontraktor yang bernaung dalam badan usaha resmi, seperti PT atau CV biasanya menjaga kualitas sebab perusahaan berkepentingan bisnis jangka panjang, sehingga berupaya memberikan pelayanan dengan baik.

Biaya memakai jasa kontraktor PT atau tukang bisa mahal atau murahnya relatif. Karena, bisnis ini kompetitif, biasanya mereka sudah memiliki patokan harga untuk setiap tipe bangunan dan kualitas yang diinginkan konsumen.

Kalau memilih jasa tukang, bisa sistem borongan atau harian, tergantung kesepakatan. Sebaiknya, pilih dengan sistem borongan dengan target waktu penyelesaian tertentu agar bujet Anda terkendali.

4. Cek Harga Bahan Bangunan dan Material Lainnya

Saat ini, membangun rumah sendiri dipermudah dengan adanya super market bahan bangunan, seperti Mitra 10, Catur Sentosa Adiprana, dan lainnya. Beragam kebutuhan bahan untuk membangun rumah ada disitu. Langkah lainnya, Anda bisa langsung mendatangi toko bangunan untuk mengecek harga dan membandingkannya. Tidak terlalu repot lagi, karena komunikasi selanjutnya untuk order bahan bisa dilakukan via chatting whatsapp. Pedagang masa kini pasti menggunakan WA.

5. Mengurus IMB

Sebelum memulai bangunan, pastikan untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ke Dinas Tata Kota di masing-masing daerah. Bila, IMB tidak diurus, bisa jadi pas pembangunan, rumah Anda disegel atau setidaknya diperas oleh petugas yang biasa keliling ke rumah yang sedang dibangun. Sembari menunggu IMB selesai, biasanya pembangunan sudah bisa dimulai. Asalkan, desain rumah Anda sudah disetujui oleh Dinas Tata Kota.

6. Memulai Pembangunan

Saat memulai pembangunan, tahap awal mintalah izin pada lingkungan. Datangi rumah Ketua RT dan tetangga di sebelah rumah kiri kanan, depan dan belakang untuk meminta izin mengganggu sedikit kenyamanannya. Sebab, pembangunan rumah membuat kotor lingkungan dan menimbulkan gangguan suara yang berasal dari kegiatan tukang. Dengan meminta izin, Insha Allah, menghindari konflik dengan tetangga.

Bila kavling masih menjadi tanggungjawab developer karena perumahan masih dalam pembangunan, perlu minta izin juga ke developer sebab lalu lalang truk yang membawa bahan bangunan harus seizin developer. Selain itu, developer perlu mengetahui apakah desain rumah sudah sesuai dengan rancang bangun developer, khususnya untuk kavling di area cluster.

Selain itu, perhatikan kesiapan listrik dan air di kavling yang akan dibangun tersebut. Bila Anda membeli kavling, listrik dan air belum tersedia. Karena pemasangan listrik dan air PDAM baru bisa dilakukan jika bangunan sudah berdiri. Padahal saat membangun sudah membutuhkannya. Untuk itu, mintalah tolong tetangga sebelah rumah untuk mengizinkan memakai listrik dan airnya dengan kompensasi ikut menanggung tagihannya. Biasanya, tetangga akan mengizinkan sebab listrik dan air yang dipakai tidak banyak.

Bila menggunakan jet pump, tahap awal pembangunan adalah membuat sumur terlebih dahulu. Biasanya, 2 hari kerja sudah cukup dan air sudah langsung bisa dipakai.

7. Buat Ruangan Multifungsi

Ruang multifungsi sangat berguna untuk menghemat anggaran pembangunan sekaligus memberi kesan luas pada bangunan dengan lahan terbatas. Ruangan multifungsi itu, misalnya, dapur disatukan dengan ruang makan. Ruang keluarga bisa berfungsi juga sebagai ruang tamu, dan sebagainya.

Semoga beragam tips tadi membantu Anda untuk menyelesaikan pembangunan rumah idaman dengan baik. Berdasarkan pengalaman Penulis sendiri, memang cukup repot membangun rumah sendiri daripada beli jadi dari developer. Tetapi saat melihat hasilnya, Anda akan lebih puas. Selamat mencoba. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita