Kamis, 22 April 2021

Umat Islam Diminta Tidak Tergiur Promo Umroh ‘Murah’

Umat Islam Diminta Tidak Tergiur Promo Umroh ‘Murah’

Jakarta, Swamedium.com – Maraknya kasus travel umroh yang gagal memberangkatkan jamaah ke tanah suci dipicu oleh sikap masyarakat yang mudah terbius oleh iming-iming atau promo penawaran umroh dengan harga murah, bahkan harganya tidak wajar. Akibat tergiur harga murah, niat sucinya untuk beribadah justru malah terganggu oleh banyak masalah.

Banner Iklan Swamedium

Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah In-bound Indonesia (Asphurindo) Syam Resfiadi Patuna mengatakan, saat ini begitu banyak biro perjalanan yang menawarkan program umrah dengan harga murah kepada para calon jamaah.

Padahal, dia melanjutkan jika masyarakat mau lebih teliti dan berpikir jernih, program promo yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan travel tersebut kadang-kadang tidak masuk akal. Harga murah tersebut, dalam hitungan bisnis yang normal akan mengakibatkan perusahaan merugi.

“Saya melihat program umrah promo ini sudah seperti pola marketing gaya baru yang diterapkan oleh sebagian pelaku usaha travel di Indonesia. Mereka menjual harga murah. Setelah semua uang terkumpul, jamaah yang pertama kali membayar akan diberangkatkan paling awal, sedangkan yang terakhir membayar disuruh mengantre berbulan-bulan,” ujar dia, baru-baru ini.

Syam meminta masyarakat kritis terhadap adanya penawaran umrah dengan harga murah di luar batas kewajaran. Masyarakat hendaknya mencari tahu terlebih dahulu tentang biaya kebutuhan umrah maupun mengenai rekam jejak travel yang menawarkan paket murah tersebut.

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Operasional biro perjalanan wisata Maktour Mohammad Rocky Masyhur mengatakan, harga tiket pesawat ke Tanah Suci saja sudah mencapai Rp10 juta. Untuk itu, apabila ada travel menawarkan harga di bawah itu, ataupun hanya berselisih sedikit dari Rp10 juta, maka patut diwaspadai.

Pasalnya, kata dia, kebutuhan umrah tidak hanya sebatas tiket pesawat, tapi juga hotel, makan dan minum, visa umrah, manasik, dan lainnya. “Harus berhati-hati, jangan cuma liat murahnya. Jangan sampai di sana menyusahkan diri,” kata dia seperti dikutip Republika.co.id.

Rocky menganjurkan, masyarakat lebih jeli lagi melihat travel yang akan dipilihnya. Menurut dia, informasi terkait travel umrah ataupun soal harga kebutuhan umrah mudah didapat. Masyarakat diminta menghindari travel umrah yang tidak memberikan fasilitas seperti yang diperjanjikan di awal ataupun yang sering menunda-nunda keberangkatan.

Di sisi lain, Rocky menyebut, Kementerian Agama harus mampu melindungi masyarakat dari ulah travel ‘nakal’. Apabila bila sudah ada sinyal-sinyal yang merugikan calon jamaah, maka Kemenag diminta mengambil sikap. “Harus ditindaklanjuti apa permasalahannya, padahal pesawat setiap hari ada, kok ditunda sampai tahun depan,” kata dia. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita