Selasa, 20 April 2021

Hari Pertama Dibuka, Rumah Partisipasi Anies-Sandi Diserbu Warga

Hari Pertama Dibuka, Rumah Partisipasi Anies-Sandi Diserbu Warga

Foto: Focus Group Discussion yang diikuti warga di Rumah Partisipasi Anies-Sandi. (asmc)

Jakarta, Swamedium.com — Rumah partisipasi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mulai disosialisasikan hari ini, Senin (22/5).

Banner Iklan Swamedium

Puluhan warga yang berasal dari sejumlah wilayah DKI Jakarta hadir di hari pertama Rumah Partisipasi di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, dibuka untuk publik.

Warga yang hadir tampak mengisi formulir. Di formulir tersebut, warga menuliskan mengenai ide-ide dan solusi dari sejumlah hal untuk membangun Jakarta.

Selanjutnya, warga diterima oleh tim rumah partisipasi untuk dilakukan focus grup discussion (FGD) yang dimulai pukul 11.00 WIB. Dari Rumah Partisipasi, tujuh anggota tim Rumah Partisipasi yaitu Denny Iskandar, Syahrul Hasan, Wahid Ahmad, Samsuddin, Charlie Simarmata, Safty Hidayat, dan Ardy Purnawansani menerima warga.

Dalam FGD, Rumah Partisipasi menerima ide, solusi dan partisipasi warga. Seperti Sutrisno, warga Ciganjur, Jakarta Selatan. Sutrisno yang merupakan wiraswasta bidang properti menyampaikan ide mengenai kredit program DP nol rupiah.

“Agar penanganan program perumahan tuntas untuk seluruh masyarakat Jakarta yang belum punya rumah,” kata Sutrisno.

Warga lain, Nurhayati Zaehrah dari Lubang Buaya, Jakarta Timur. Nurhayati memberi ide menggalakkan kembali olah raga di lingkungan warga. Tujuannya agar pemuda terhindar dari tawuran, pergaulan negatif dan pengaruh obat-obatan.

Usulan serupa disampaikan Defrizal, warga Ciganjur, Jakarta Selatan. Rizal menyampaikan pemberdayaan pemuda mandiri dan terampil.

“Memiliki nilai jual juga dengan program club panahan. Bisa membuat sentra club olah raga panahan di tiap wilayah se-Jakarta dan Kepulauan Seribu,” kata Rizal yang juga Owner Inasp Archery.

Sedangkan Sri Hari Sapruatija, warga Koja, Jakarta Utara, memberi ide Gerakan Pembangunan Desa/Kampung di Jakarta di segala bidang mencontoh “Saemaul Undong” Korea Selatan. Gerakan tersebut mereformasi pedesaan untuk keluarga sehat dan makmur.

Menanggapi usulan warga, Denny mengatakan akan menyampaikan partisipasi kepada tim pakar.

“Nanti ide akan dikategorikan. Dibahas oleh tim pakar untuk dibahas lebih detail sesuai pokja mereka. Ada 15 pokja yang mengawal,” kata Denny. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita