Kamis, 15 April 2021

Terkait Kasus Chat, Tim Advokasi Habib Rizieq Akan Lakukan Perlawanan Hukum

Terkait Kasus Chat, Tim Advokasi Habib Rizieq Akan Lakukan Perlawanan Hukum

Foto: Jumpa pers tim advokaso Habib Rizieq Syihab. (belaquran)

Jakarta, Swamedium.com — Para ulama yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana akan memberikan reaksi secara nasional untuk melaporkan penyebaran chat fitnah kepada Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab.

Banner Iklan Swamedium

Rencananya, mereka akan melaporkan semua pihak yang diduga sebagai penyebar video dan chat fitnah yang ditujukan untuk menyudutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

Penanggung Jawab Tim Advokasi Habib Rizieq, Dr Kapitra Ampera mengatakan, sebanyak 700 pengacara sudah mengonfirmasi kesediaannya ikut membela Habib Rizieq.

“Kami ingin penegakan hukum yang adil dan sesuai perundang-undangan. Bahwa ada orang tertentu, memproduksi dan menyebarkan, chat yang memfitnah Habib Rizieq dengan seorang wanita,” kata Penanggung Jawab Tim Advokasi Habib Rizieq Syihab, Dr Kapitra Ampera, saat jumpa pers “Menyikapi Kasus Habib Rizieq Syihab dan Ustadz M Alkhaththath” di AQL Islamic Center, Jakarta, Selasa (23/5).

“Kita (tim advokasi) dan Habib siap melakukan perlawanan hukum dan tuntutan hukum. Saat ini Habib hanya menahan diri di Tanah suci agar tidak muncul kegaduhan atas fitnah tersebut,” ungkap Kapitra.

Ia menjelaskan, Habib Rizieq meminta semua pihak untuk menyetop semua propaganda dan fitnah.

“Habib Rizieq sudah memberikan arahan tadi. Kepada semua pihak, beliau meminta agar menghentikan propaganda dan diskriminasi yang menyudutkan beliau,” kata Kapitra.

Dia menegaskan, semua bentuk penganiayaan manusia atas nama hukum harus dihentikan.

“Kami juga meminta semua pemimpin bangsa agar melihat fenomena akhir-akhir ini secara proporsional. Soal kasus penodaan agama, ini terbukti secara hukum dan konstitusi. Ini yang terjadi. Sekarang kita harus kembali membangun bangsa tapi ada yang tetap ingin memelihara api konflik,” tukasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita