Rabu, 21 April 2021

Mau Simpan Dimanapun, Ditjen Pajak Tetap Bisa Intip Dana Nasabah

Mau Simpan Dimanapun, Ditjen Pajak Tetap Bisa Intip Dana Nasabah

Jakarta, Swamedium.com – Menyimpan uang dibawah bantal mungkin alternatif terbaik bagi yang tidak mau rekeningnya kena intip aparat pajak. Sebab, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan kini bisa mengintip rekening nasabah lokal maupun asing yang berada di Indonesia.Bahkan, kalaupun uangnya disimpan di luar negeri, Ditjen Pajak juga tetap bisa mengintipnya.

Banner Iklan Swamedium

Kewenangan Ditjen Pajak untuk mengetahui dana nasabah itu terdapat dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Sementara itu, para bankir tidak khawatir aturan itu membuat nasabah akan melakukan rush atau menarik dana besar-besaran dari bank.

“Sejauh ini saya tidak lihat pengaruhnya ya,” kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja di Jakarta seperti dikutip Liputan6.com, Kamis (25/5).

Hal senada juga diungkapkan Direktur Keuangan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Iman Nugroho Soeko.

“Tidak ada dampaknya tuh. Begini lho, keterbukaan informasi keuangan untuk pajak kan adalah keniscayaan, harus terjadi, jadi tidak perlu bingung orang akan keluarin uangnya dari bank,” tegasnya.

Iman menambahkan, warga negara Indonesia yang menempatkan dananya di rekening bank luar negeri pasti akan menjadi sasaran akses keterbukaan data tersebut oleh otoritas pajak di negara-negara yang ikut komitmen Automatic Exchange of Information (AEoI).

“Mau taruh uang di manapun, Singapura atau London, pasti sudah dikasih tahu bahwa otoritas pajak setempat bisa membuka data keuangan mereka untuk dibagikan atau ditukar dengan otoritas pajak di Indonesia. Jadi buat apa ditaruh di rekening luar negeri, buka akun di luar negeri juga sekarang tidak mudah,” terangnya.

Iman menilai, wajib pajak yang sudah ikut program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak perlu khawatir terhadap pemeriksaan Ditjen Pajak.

“Yang khawatir itu yang belum ikut tax amnesty. Kalau merasa sudah ikut dan sudah lapor harta dengan benar, ya tidak perlu khawatir. Harusnya kita mendukung kebijakan positif ini dan kami sejak awal mendukung,” kata Iman. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita