Rabu, 21 April 2021

Kapolda Papua: Tidak Ada Pembakaran Alkitab

Kapolda Papua: Tidak Ada Pembakaran Alkitab

Foto: Irjen Pol Boy Rafli Amar. (ist)

Papua, Swamedium.com — Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan, tidak ada pembakaran Alkitab yang dilakukan oleh anggota TNI sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat.

Banner Iklan Swamedium

Namun untuk memastikan hal itu, kata Boy, akan dilakukan penyidikan lebih lanjut bersama POM XVII Cenderawasih.

Menurutnya, upaya paksa dari aparat keamanan dalam insiden kemarin karena massa sudah anarkis dengan melakukan pembakaran ban dan blokade jalan.

“Massa sudah anarkis hingga menyebabkan aparat keamanan terpaksa melakukan upaya paksa membuka blokade atau pemalangan yang dilakukan mengingat dampaknya secara umum,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar, Jumat (26/5) seperti dilansir Republika.

Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari adanya informasi yang tersebar bahwa ada pembakaran Alkitab dengan barang bekas oleh anggota TNI. Mendengar informasi tersebut masyarakat naik pitam dan berkumpul memblokir jalan di Padang Bulan hingga Marokem 172 Prajawirayapti Jayapura Kota.

“Diduga adanya informasi pembakaran karton dan barang bekas lainnya di bak sampah oleh anggota TNI yang sedang melaksanakan korvei mes yang di tinggalkan oleh pasukan sebelumnya,” kata Rikwanto di Jakarta, Kamis (25/5) lalu.

Kemudian Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait dan ajudannya Bripda Nyoman datang ke lokasi tersebut dan berusaha menenangkan massa yang sedang mengamuk. Pada saat itulah, lanjut Rikwanto, terjadi penyerangan kepada Kapolres, ajudan dan beberapa anggota lainnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, Kapolres Jayapura kota mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri dan beberapa luka memar pada bagian badan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit menyatakan, jika benar adanya, pihaknya akan menindak tegas prajurit yang melakukan pembakaran Alkitab itu.

Hal itu disampaikan Pangdam dalam pertemuan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jayapura, Jumat.

Dalam pertemuan yang difasilitasi Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano itu, Pangdam XVII Cenderawasih mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memberikan kesejukan kepada masyarakat dengan memberikan informasi yang benar, agar tercipta situasi keamanan yang kondusif.

“Penanganan kasus tersebut secara transparan dan tidak ditutupi serta personel tersebut akan diproses,” kata Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Supit. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita