Jumat, 23 April 2021

Pemerintah Perlu Atur Perumahan Swasta Agar Tidak Terjadi Spekulasi Harga

Pemerintah Perlu Atur Perumahan Swasta Agar Tidak Terjadi Spekulasi Harga

Jakarta, Swamedium.co – Pengamat Ekonomi INDEF Bhima Yudhistira meminta pemerintah agar segera memberlakukan pajak tanah yang menganggur dan penerbitan bank tanah. Ini dilakukan guna mencegah spekulasi di perumahan swasta yang membuat harga rumah nonsubsidi melonjak tinggi.

Banner Iklan Swamedium

Knaikan pada harga rumah dianggap mulai tak wajar. Adanya spekulasi harga yang diberikan oleh developer dianggap menjadi penyebab kenaikan yang tak wajar.

Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira mengatakan, hal itu terjadi karena di Indonesia belum memiliki pengawas untuk industri properti.

Selama ini, dia menjelaskan pengawasan yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) hanya sebatas mengawasi dan mengatur khusus rumah bersubsidi, sehingga untuk yang swasta sangat rawan untuk menjadi objek spekulasi.

“Karena Kemen PUPR hanya mengatur rumah subsidi, sementara properti swasta belum ada yang mengatur. Akhirnya jadi objek spekulasi,” ujarnya saat dihubungi Okezone belum lama ini.

Guna menghindari adanya spekulasi khususnya di perumahan swasta, Bhima meminta kepada pemerintah agar segera melakukan pajak tanah yang menganggur. Selain itu penerbitan bank tanah juga harus dilakukan dengan segera.

“Pertama pajak tanah menganggur atau unitilized land tax harus segera dilakukan tapi dengan mekanisme yang jelas. Lalu pemerintah juga harus mempercepat penerbitan bank tanah,” jelasnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita