Kamis, 22 April 2021

Cek Ini Sebelum Transfer Uang Untuk Transaksi Online

Cek Ini Sebelum Transfer Uang Untuk Transaksi Online

Jakarta, Swamedium.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, transaksi online dan transfer uang melonjak tinggi. Karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) RI mengmbau masyarakat untuk berhati-hati ketika bertransaksi online, khususnya saat transfer uang agar terhindar dari penipuan.

Banner Iklan Swamedium

Kemenkop UKM RI mengingatkan telah banyak masyarakat yang tertipu, kehilangan sejumlah uang dalam transaksi online . Mungkin hal itu juga bisa terjadi pada anda. Untuk menghindari hal tersebut, maka anda harus memperhatikan hal berikut ini:

Seperti dikutip dari akun twitter @KemenkoUKM, “sebelum anda mentransfer uang untuk kebutuhan transaksi secara online, periksa ulang rekening penerima transfer tersebut di www.cekrekening.id untuk menguatkan bahwa rekening penerima tidak pernah dilaporkan oleh masyarakat atau pernah terindikasi kejahatan.

Situs www.cekrekening.id adalah situs resmi dari Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang fungsinya sebagai portal untuk melakukan pengumpulan database rekening bank diduga terindikasi pidana.

Pelaporan rekening terindikasi tindak pidana berasal dari aduan masyarakat, Aparat Penegak Hukum, Bank, maupun penyelenggara e-commerce.

Jika anda menemukan kasus kejahatan seperti ini, segera laporkan nomor rekening pelaku kejahatan di www.cekrekening.id agar bisa membantu orang lain dari pelaku yang sama.

Lebih baik berhati-hati sebab laporan ke pihak bank pun belum tentu mendapatkan respon baik dari pihak bank. Contohnya, Luly yang tertipu transaksi belanja online yang transfernya dilakukan via BCA. Setelah melampirkan laporan ke polisi dan melengkapi persyaratan dan bukti-bukti yang diminta BCA sesuai arahan customer service Hallo BCA dan kantor cabang BCA, laporan itu tidak ada juntrungannya.

Luli sebagai pelapor BCA tidak pernah diinfo oleh BCA apakah rekening penipu itu sudah di blok atau tidak atau akan ada upaya dipertemukan dengan pihak penipu untuk klarifikasi.

“Janjinya, bank akan berupaya memanggil nasabah dan biasanya dipertemukan untuk klarifikasi. Kalau benar, rekening akan di blok.Dan sampai setahun lebih, tidak ada kabar apa-apa. Sia-sia saja laporan kita ke BCA,” ujarnya dengan nada kecewa. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita