Kamis, 15 April 2021

Presidential Treshold 0 % Untuk Jaga Nilai Demokrasi

Presidential Treshold 0 % Untuk Jaga Nilai Demokrasi

Foto: Anggota dewan dari tiga fraksi, Demokrat, Gerindra dan PKS memilih meninggalkan ruang rapat paripurna yang menyetujui hak angket KPK. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Wacana ambang batas pengajuan calon presiden (presidential treshold) sebesar 0 persen masih menjadi pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu di DPR RI. Partai Gerindra menjadi salah satu fraksi yang memperjuangkan hal tersebut.

Banner Iklan Swamedium

Wakil Ketua Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya mendukung presidential treshold 0 persen karena hal tersebut untuk menjaga nilai-nilai demokrasi.

Menurutnya, partai politik, termasuk partai politik yang baru, sebagai salah satu pilar demokrasi harus diberikan kesempatan yang sama untuk mengajukan calon presiden.

“Kita tidak ada masalah. Partai baru harus mendapatkan kesempatan yang sama,” kata Dasco melalui rilisnya sebagaimana dilansir Sindonews, Minggu (28/5).

Hingga saat ini, Dasco mengatakan, masih ada pembahasan-pembahasan yang dilakukan pada tingkat fraksi. Menurutnya, ada tiga partai yang masih mempertahankan presidential treshold 25 persen.

“Hingga dua pekan ke depan akan ada keputusan-keputusan penting terkait revisi UU Pemilu. Akan ada kompromi, lobi lobi tingkat fraksi. Supaya tahapan pemilu juga berjalan lancar,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita