Jumat, 23 April 2021

Sambut Lebaran, Tol Palindra Seksi 1 Siap Beroperasi di Akhir Juni

Sambut Lebaran, Tol Palindra Seksi 1 Siap Beroperasi di Akhir Juni

Jakarta, Swamedium.com – Proyek Ruas Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) sepanjang 22 KM senilai 3,3 triliun yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan, untuk Seksi I sudah bisa digunakan oleh pemudik pada akhir Juni 2017 atau sebelum Hari Raya Idul Fitri Tiba.

Banner Iklan Swamedium

Seksi I adalah ruas di kilometer 0 di Jakabaring Kota Palembang hingga Pemulutan atau sekitar 12 km.

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo mengatakan ruas tol Palindra merupakan seksi yang paling sulit pengerjaannya.

“Karena tanah nya rawan sehingga perlu ‘treatment’ tersendiri agar tanah stabil tidak goyang siap untuk dibangun konstruksi jalan,” kata Wahyu Utomo dalam keterangan tertulisnya, di akhir pekan ini.

Meski demikian, kata Wahyu, sebelum Hari Raya Idul Fitri di akhir Juni 2017 nanti ruas Tol Palindra di Seksi I sudah bisa digunakan para pemudik.

Meskipun baru sepanjang sekitar 12 Kilometer, Wahyu optimis keberadaan ruas tol itu bisa mengurangi beban kendaraan arus mudik di jalur Palembang-Indralaya.

“Sudah ada koordinasi dengan pihak Polda Sumsel untuk penggunaan ruas Seksi I saat arus mudik meskipun baru satu arah,” katanya.

Wahyu menambahkan, meski waktu pengerjaan menjadi dua kali lebih lama ketimbang di tanah normal, Proyek Tol Indralaya diyakininya bisa selesai sesuai target di akhir tahun 2017.

Project Manager Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Prihartono selaku perusahaan pelaksana proyek Tol Palindra, menuturkan treatment khusus di tanah rawa menggunakan teknologi ‘vacuum’. “Ini pertama kali kami gunakan untuk pengerjaan proyek jalan tol,” katanya.

Melalui teknologi vacuum itu kandungan air dari tanah rawa disedot pompa agar kandungan airnya berkurang dan tanah menjadi padat. Selanjutnya permukaan tanah yang sudah padat ditutup dengan terpal agar tetap kering jika turun hujan. “Prosesnya memakan waktu sekitar empat bulan,” ujar Prihartono.

Dengan semua proses itu, Prihartono mengaku tetap optimis proyek Tol Palindra bisa selesai di akhir 2017. “Sepanjang 22 kilometer ditambah satu akses jalan ke Pamulutan,” katanya.

Diketahui, Proyek Tol Palindra sepanjang 22 KM ini merupakan salah satu dari 30 proyek prioritas nasional yang ditetapkan Pemerintah dengan nilai investasi mencapai Rp3,3 triliun.

Keberadaan ruas tol sepanjang Sumatera diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, mengurangi biaya logistik dan mendorong pertumbuhan investasi di kawasan tersebut. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita