Jumat, 23 April 2021

Warga Depok Jadi Korban Geng Motor Pasca Polisi Larang FPI untuk Sweeping

Warga Depok Jadi Korban Geng Motor Pasca Polisi Larang FPI untuk Sweeping

Foto: Cuitan TMC Polda Metro yang banjir kritikan dan sindiran. (Twitter TMC Polda Metro Jaya)

Depok, Swamedium.com – Pasca larangan oleh Polresta Depok terhadap ormas seperti FPI dalam membantu warga menumpas kebrutalan geng motor, Minggu (28/5) dinihari, seorang warga melaporkan adanya kekerasan terhadap pengguna jalan yang dilakukan oleh anggota geng motor.

Banner Iklan Swamedium

Menurut seorang warga yang ada di lokasi kejadian, Muhammad Zakaria, sebelum tertangkap, tiga orang diduga anggota geng motor sempat terlibat kejar-kejaran dengan warga dari arah Jalan Margonda.

Kejar-kejaran itu berakhir saat seorang terduga anggota geng motor terjatuh di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok.

“Mereka jatuh di pertigaan Jalan Raya Bogor arah Mako Brimob. Sempat dihakimi warga sampai polisi datang di TKP,” kata Zakaria.

Ia sempat merekam video situasi saat tiga orang diduga anggota geng motor itu ditangkap dan mengunggah video itu ke akun Instagramnya.

Dari informasi yang ada, ketiga orang diduga anggota geng motor itu sebelumnya dilaporkan melakukan kekerasan terhadap seorang pengguna jalan di Jalan Raya Margonda.

“Sebelumnya mereka nyerang satu cewek, dibacok mas di daerah ITC Depok,” ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Sub Bagian Humas Polres Kota Depok, AKP Firdaus menyatakan tiga orang diduga anggota geng motor yang ditangkap masih diperiksa di Mapolres Kota Depok.

“Memang ada penangkapan pemuda yang melakukan penganiayaan,” ujar Firdaus seperti dilansir Kompas, Minggu (28/5).

Sebelumnya, dalam cuitan akun Twitter TMC Polda Metro Jaya menyebut Polresta Depok dengan Tim Jaguarnya melakukan penertiban terhadap ormas yang hendak melakukan tindakan tidak terpuji.

Dalam cuitannya itu, terlihat video seorang personel Tim Jaguar Polresta Depok yang menghentikan sekelompok anggota ormas yang menggunakan seragam laskar FPI. Mereka diduga sebagai laskar FPI yang akan melakukan pengamanan lingkungan dengan sweeping geng motor di Jalan Raya Margonda, Depok.

Dalam video itu, Polresta Depok mencegah ormas yang ingin membantu memberi rasa aman pada warga itu hanya karena Merek tidak memiliki kewenangan.

Usai cuitannya itu, akun TMC Polda Metro dibanjiri kritikan dan sindiran oleh warganet karena niat baik oleh FPI membantu polisi dalam menciptakan kondisi lingkungan yang aman malahan dituding sebagai tindakan yang tidak terpuji. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita