Jumat, 23 April 2021

BNN Kecewa Pemprov DKI Tidak Tutup Diskotek Illigals

BNN Kecewa Pemprov DKI Tidak Tutup Diskotek Illigals

Foto: Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menyatakan kekecewaannya terhadap Pemprov DKI Jakarta yang tidak menutup diskotek Illigals, Jakarta Barat. Padahal, saat penggerebekan beberapa waktu lalu, didapati pengunjung yang positif menggunakan narkoba.

Banner Iklan Swamedium

Kekecewaan Budi itu bukan tanpa alasan. Dia menilai Pemprov DKI melanggar komitmen pemberantasan narkoba yang sudah disepakati dengan BNN beberapa waktu lalu.

“Hasil operasi yang ada di DKI, Khususnya di tempat hiburan malam di beberapa tempat semua pengujungnya positif narkoba, maka kita sudah membuat surat kepada Pemerintah DKI untuk tempat-tempat hiburan malam tersebut ditutup sesuai dengan perjanjian yang lalu,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/5).

Budi pun menilai Pemprov DKI saat ini tidak memiliki komitmen terhadap pemberantasan narkoba di DKI Jakarta.

“Jika tidak ditutup maka sama saja Pemerintah DKI tidak komitmen, dan melakukan pembiaran terhadap pengedaran narkoba di DKI, saya berharap Pemerintah DKI tidak mentolerir hal ini,” tegas Budi. 

Sebelumnya diberitakan, mantan Kabareskrim itu menuding adanya keterlibatan Pemprov DKI yang membiarkan peredaran narkoba di ibu kota.

“Ya kalau Pemprov-nya mau main-main begitu ya silakan saja, berarti itu kan membuktikan adanya keterlibatan Pemprov, itu kan berarti dia (Pemprov) ikut mendukung, terjadi pembiaran,” kata Budi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat beralasan tidak bisa menutup langsung diskotek Illigals. Djarot beralasan, BNN baru sekali menemukan adanya narkoba di tempat hiburan malam.

“Narkoba saya sudah bilang satu butir saja ketemu akan ditutup dan dia tidak boleh menggunakan tempat itu untuk kegiatan hiburan malam. Harus ganti,” kata Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku tidak bisa memenuhi permintaan Budi Waseso yang meminta diskotek Illigals ditutup. Pasalnya, dia telah memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk memberikan teguran keras.

“Kita sudah perang melawan narkoba, saya minta sudah pada dinas parbud kasih teguran sekeras-kerasnya. Ketemu satu lagi, langsung kita tutup dan dia tidak boleh lagi itu digunakan untuk hiburan malam. Itu sudah tegas kalau kita,” dalihnya.

Djarot melanjutkan, bila lokasi yang sama kembali kedapatan menjadi tempat peredaran narkoba, maka tempat tersebut untuk ditutup. Hal itu harus dilakukan sebagaimana tertuang dalam Perda. 

“Ketemu satu kali lagi langsung tutup total, karena perdanya seperti itu dan tidak boleh tempat itu digunakan untuk usaha yang sama,” terang Djarot (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita