Rabu, 21 April 2021

PM Jepang Kecam Peluncuran Rudal Scud oleh Korea Utara

PM Jepang Kecam Peluncuran Rudal Scud oleh Korea Utara

Foto: Jepang kecam peluncuran rudal scud oleh Korea Utara, Senin (29/5) pagi. (reuters)

Jakarta, Swamedium.com – Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Senin (29/5) mengecam peluncuran rudal scud oleh Korea Utara. Jepang berikrar akan bertindak bersama negara lain untuk menghalangi provokasi yang terus berulang dilakukan Pyongyang.

Banner Iklan Swamedium

“Seperti yang kami sepakati dalam pertemuan G7 terkini, masalah Korea Utara adalah prioritas tertinggi bagi masyarakat internasional,” kata Abe kepada para pewarta dalam taklimat yang disiarkan televisi seperti dikutip kantor berita Reuters.

“Bekerja sama dengan Amerika Serikat, kami akan mengambil tindakan spesifik untuk merintangi Korea Utara,” ujar dia.

Abe mengatakan Jepang akan berupaya sepenuhnya untuk melindungi rakyatnya, dengan tetap berhubungan erat dengan Korea Selatan dan negara lainnya.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga pada Senin juga menyatakan protes Jepang terhadap peluncuran rudal terkini Korea Utara.

“Peluncuran rudal balistik Korea Utara ini sangat problematik dari perspektif keamanan perkapalan dan lalu lintas udara dan jelas melanggar resolusi-resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Suga.

“Jepang sepenuhnya tidak bisa menoleransi tindakan provokasi berulang Korea Utara. Kami memprotes keras Korea Utara dan mengecam tindakannya dalam istilah paling keras,” kata dia.

Meski demikian, Suga mengatakan bahwa tidak ada kerusakan pesawat maupun kapal yang dilaporkan terkait dengan peluncuran rudal Korea Utara.

Menurut laporan militer Korea Selatan, Korea Utara telah menembakkan apa yang terlihat sebagai rudal balistik berjangkauan pendek. Rudal itu mendarat di laut pantai timur pada Senin pagi waktu setempat. Rudal itu diyakini rudal balistik kelas Scud dan terbang sekitar 450 kilometer. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita