Rabu, 21 April 2021

Bantu MBR di Jabodetabek, Pemerintah Akan Bangun Rusun Di Atas Stasiun KA

Bantu MBR di Jabodetabek, Pemerintah Akan Bangun Rusun Di Atas Stasiun KA

Jakarta, Swamedium.com – Tahun ini, pemerintah akan membangun rumah susun (rusun) yang terintegrasi dengan stasiun kereta api untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jabodetabek. Sebanyak 74 stasiun KA ditargetkan terhubung dengan rusun.

Banner Iklan Swamedium

Deputi Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Pontas Tambunan mengatakan rusun yang terintegrasi dengan stasiun kereta api ini dikenal dengan konsep transit oriented development (TOD)

“Ini khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) saja,” kata dia dalam Konferensi Pers dengan tema Sinergi Membangun Infrastruktur di Indonesia di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, awal pekan ini.

Dari 74 rusun yang akan dibangun, Pontas menjelaskan masing-masing rusun memiliki 4.000 unit, sehingga jika 74 rusun sudah terbangun akan tersedia 210.000 unit tempat tinggal baru.

Sedikitnya ada 74 stasiun yang akan dikembangkan rusun di atasnya. Seluruhnya berada di sekitar Jabodebek.

Pontas menambahkan, uang muka untuk memiliki hunian di atas stasiun kereta api pun sangat terjangkau, yaitu 1% dari harga rusun yang menurutnya berada di kisaran Rp 200 juta.

“DP 1%, harganya mungkin Rp 200 jutaan kali ya,” ujar Pontas.

Dengan adanya rusun di atas stasiun, lanjut Pontas, biaya transportasi masyarakat pun bisa berkurang. Pasalnya, mereka yang tinggal di rusun di atas stasiun tidak perlu repot-repot menggunakan transportasi umum lainnya.

“Bagusnya itu mixed use artinya kita keluarkan cost hampir 30% untuk transport (rusun di atas stasiun KA menghemat biaya transportasi 30%). Dengan di mixed us, turun kereta kan gitu terus mau makan ada di situ jadi mengurangi biaya kepadatan itu sendiri,” kata Pontas.(maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita