Jumat, 21 Januari 2022

Inilah Aturan Pemberhentian Ahok dan Pengusulan Djarot Sebagai Gubernur

Inilah Aturan Pemberhentian Ahok dan Pengusulan Djarot Sebagai Gubernur

Foto: Ahok-Djarot tertawa saat Anies-Sandi stand up comedy

Jakarta, Swamedium.com – DPRD DKI hari ini menggelar rapat paripurna istimewa untuk memproses pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari posisi Gubernur DKI. Dalam paripurna itu, Djarot Saiful Hidayat sekaligus diusulkan sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok.

Banner Iklan Swamedium

Seperti diketahui, Ahok sudah mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI setelah ditahan dan mencabut banding di kasus penodaan agama.

Berikut isi lengkap aturan yang memuat soal pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengundurkan diri, seperti dimuat di UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah:

Pasal 78

Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah berhenti karena:
a. meninggal dunia;
b. permintaan sendiri; atau
c. diberhentikan.

Pasal 79

Pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 ayat (1) huruf a dan huruf b serta ayat (2) huruf a dan huruf b diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri untuk gubernur dan/atau wakil gubernur serta kepada Menteri melalui gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat untuk bupati dan/atau wakil bupati atau wali kota dan/atau wakil wali kota untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

(2) Dalam hal pimpinan DPRD tidak mengusulkan pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Presiden memberhentikan gubernur dan/atau wakil gubernur atas usul Menteri serta Menteri memberhentikan bupati dan/atau wakil bupati atau wali kota dan/atau wakil wali kota atas usul gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat

“Sesuai ketentuan undang-undang bahwa karena mengundurkan diri, berhenti ada tiga hal, salah satunya mengundurkan diri, maka ada kewajibkan DPRD mengumumkan pengunduran diri tersebut dan sekaligus mengusulkan pengangkatan Pak Wakil Gubernur menjadi Gubernur kepada presiden melalui Menteri Dalam Negeri,” kata Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik, Jumat (26/5) lalu.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita