Jumat, 21 Januari 2022

KPPU Duga Pengusaha China ‘Bermain’ Dikisruh Harga Bawang Putih

KPPU Duga Pengusaha China ‘Bermain’ Dikisruh Harga Bawang Putih

Jakarta, Swamedium.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan indikasi kuat kartel bawang putih dilakukan oleh perusahaan China yang menguasai pangsa pasar lebih 50 persen di sini. Dugaan kartel ini mengerucut ke China setelah diketahui hanya ada dua pengepul besar di China yang membeli bawang putih.

Banner Iklan Swamedium

Ketua KPPU Syarkawi Rauf menjelaskan, impor bawang putih tersebut hanya terkonsentrasi pada enam grup perusahaan. Namun, terdapat satu grup perusahaan yang menguasai pangsa pasar sekitar 50 persen.

“Satu grup perusahaan yang menguasai 50 persen lebih pangsa pasar dari 480 ribu ton bawang putih yang diimpor dalam setahun,” kata Syarkawi seperti dikutip cnnindonesia, Selasa (30/5).

Perlu diketahui, sebesar 97 persen kebutuhan bawang putih nasional berasal dari impor dan hanya 3% yang dipenuhi dari dalam negeri. Meski Bulog sudah menguyur ribuan ton bawang putih ke pasar, namun harga tetap mahal sehingga muncul dugaan ada kartel yang mengendalikan harga.

Syarkawi menyebutkan China merupakan negara yang paling dominan melakukan impor ke Indonesia. Sementara, terdapat dua pintu masuk, yakni Pelabuhan Belawan dan Tanjung Perak.”Ada lebih dari 20 importir,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ditemukan sekitar 182 ton bawang putih oleh satuan tugas (satgas) pangan yang disimpan di dalam gudang. Hal ini tentu membuat KPPU curiga adanya tindakan kartel.

“Yang kami duga apakah importir ini sengaja atau tidak, kemudian apakah ada tindakan yang dilakukan distributor,” tutur Syarkawi.

Dugaan kartel ini juga mengerucut ke China. Pasalnya, hanya ada dua pengepul besar di China untuk membeli bawang putih. Dengan demikian, KPPU juga akan melakukan koordinasi dengan otoritas persaingan usaha yang berada di China.

“Kami tergabung dalam East Asia Top Level Meeting (EATOP), ini juga sudah kami lakukan dengan Australia untuk kartel daging sapi,” jelasnya.

Syarkawi menjelaskan, KPPU telah memutuskan untuk meningkatkan dugaan kartel ini ke tahap penyelidikan dari tahap penelitian. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita