Jumat, 21 Januari 2022

Terkait Rekayasa Lalu Lintas, Begini Penjelasan Kontraktor Ruas Tol Pejagan-Pemalang

Terkait Rekayasa Lalu Lintas, Begini Penjelasan Kontraktor Ruas Tol Pejagan-Pemalang

Foto: Ruas tol Pejagan-Pemalang. (ist)

Tegal, Swamedium.com – Ruas jalan tol Pejagan-Pemalang dari Brebes Timur hingga Pemalang dipastikan siap digunakan secara fungsional untuk arus mudik.

Banner Iklan Swamedium

Kepastian itu setelah digelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor yang digelar di Mapolres Tegal pada Senin (29/5) lalu.

Dalam rakor itu, selain jajaran Polres Tegal, di antaranya juga hadir perwakilan dari PT Waskita Karya, Pertamina, Dinas Perhubungan (dishub) , dan Pemadam Kebakaran (damkar)Kabupaten Tegal.

Humas PT Waskita Karya Narendra Aryo Bramastyo selaku pelaksana proyek ruas tol Pejagan-Pemalang menjelaskan, selain langkah-langkah antisipasi kemacetan yang dilakukan pihak kepolisian, pihaknya telah menyiapkan sejumlah‎rest area di sepanjang ruas tol tersebut.

“Di rest area tersebut, selain bisa beristirahat sejenak dan disediakan toilet, pemudik juga bisa mengisi BBM,” kata Aryo, Selasa (30/5) kemarin.

“Ada dua rest area yang disediakan dan lima pos pengamanan yang didirikan di dalam tol dan exit tol. Selain di rest area, BBM juga nanti ada di pos-pos pengamanan dalam bentuk kemasan dan ada juga yang mobile,” imbuhnya.

Aryo juga menjelaskan, perjalanan pemudik yang melintas di seksi III (Brebes Timur-Tegal) dan IV (Tegal-Pemalang) diharapkan berjalan aman dan lancar. Sebab, ruas jalan tol sepanjang 30 kilometer (KM) itu sudah dibeton lean concrete (LC). Di beberapa titik juga sudah dipasang rambu-rambu meski hanya sementara.

“Rambu itu hanya sebatas petunjuk arah. Misalnya, arah menuju exit sementara, tempat istirahat, jalan turun dan naik, serta rambu-rambu lainnya,” ujarnya.  

Baca Juga: Mudik 2017, Inilah Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Tol Pejagan-Pemalang

Terkait rencana Satlantas Polres Kota Tegal yang akan menggunakan tiga exit tol dengan mekanisme buka tutup, pihaknya mengatakan, ketiga exit tol tersebut merupakan pintu keluar sementara untuk mencegah terjadinya kemacetan di dalam ruas tol.

“Untuk menghindari kemacetan, PT Waskita akan memberlakukan exit tol sementara di seksi III dan seksi IV. Itu fungsional saja. Jadi untuk membantu pemudik dulu. Kalau pintu exit tol yang sesuai rencana, berada di Desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna. Tapi hingga saat ini belum selesai,” jelas Aryo.

Sementara itu, terkait lampu penerangan jalan di dalam ruas tol, pihaknya mengaku sedang mengupayakan hal itu.

“Sedang diupayakan, penerangan diperlukan karena ruas tol rencananya digunakan siang dan malam hari,” ungkap Aryo. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita