Jumat, 21 Januari 2022

Jelang Lebaran, PT KAI Ubah Sistem Persinyalan Cakung-Cikarang

Jelang Lebaran, PT KAI Ubah Sistem Persinyalan Cakung-Cikarang

Foto: Sistem persinyalan jalur KA Cakung hingga Cikarang akan diganti. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Dalam rangka menyambut masa angkutan Lebaran 2017, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta terus berbenah dalam mempersiapkan momen nasional tersebut, salah satunya dengan melakukan perubahan sistem persinyalan sebagai sistem yang berfungsi mengatur lalu lintas perjalanan kereta api.

Banner Iklan Swamedium

Terkait hal tersebut pada hari Rabu, 7 Juni 2017, pukul 00:00 WIB sampai 04:00 WIB, akan dilaksanakan pekerjaan perubahan (Switch Over) Sistem Persinyalan dari sistem SSI (Solid State Interlocking) yang sudah bertugas dari tahun 1994 ke Sistem Persinyalan Kyosan K5B buatan Jepang di wilayah Stasiun Cakung, Stasiun Bekasi, Stasiun Tambun, Stasiun Cikarang dan petak blok di antara stasiun-stasiun tersebut.

Senior Manager PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto, mengarapkan dengan perubahan sistem persinyalan ini, bisa semakin meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Stasiun Cakung hingga Stasiun Cikarang.

“Banyak keungulan dari penggunaan sistem persinyalan baru ini, diantaranya menambah kelancaran perjalanan kereta api sekaligus dapat menambah beban kapasitas lintas, dan bisa semakin menjamin dalam segi keamanan alat-alat persinyalan yang penempatan modulnya bisa bersatu dalam suatu bangunan gedung,” jelas Suprapto.

Di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta sendiri, jelas Suprapto, terdapat 7 jenis sistem persinyalan diantaranya; SSI Westinghouse Inggris, SSI Alstom Australia, SSI GEC Alstom Perancis, VPI DBRI Inggris, Mekanik S&H, dan PLC Mc Allister (Vialis Belanda).

Oleh karena itu, lanjut Suprapto, penggunaan sistem persinyalan baru ini sudah harus segera dilakukan agar perjalanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta yang berjumlah total 1.229 per hari, bisa semakin lancar dan tepat waktu. Dimana 1.229 perjalanan kereta api ini terdiri dari 118 KA Jarak jauh dan menengah, 28 KA lokal, 58 KA Barang, 945 perjalanan KRL dan direncanakan 80 perjalanan bagi KA Bandara, demikian dijelaskan Suprapto.

“Terkait kegiatan perubahan sistem persinyalan dari Stasiun Cakung hingga Cikarang ini, Kami mohon maaf, apabila perjalanan kereta api baik untuk KA Jarak Jauh, Menengah, Lokal dan KRL khusus pada pagi hari yang melintas di antara Stasiun Cakung hingga Cikarang di tanggal 7 Juni 2017 mengalami keterlambatan, terutama pada perjalanan pagi hari, sebagai dampak dari pekerjaan perubahan persinyalan ini,” tuturnya.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jasa kereta api pada tanggal 7 Juni 2017 yang perjalanan kereta apinya melintas di wilayah Stasiun hingga Stasiun Cikarang, agar bisa menyesuaikan jadwal kegiatannya dengan hal ini,” imbau Suprapto.

Terakhir, pihaknya berharap pekerjaan Switch Over atau perubahan sistem persinyalan dari Stasiun Cakung hingga Stasiun Cikarang ini bisa berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Sehingga perjalanan kereta api yang melintas di wilayah ini tidak terganggu,” pungkasnya. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita