Jumat, 21 Januari 2022

Risiko Kesehatan Jika Buka Puasa Langsung Merokok

Risiko Kesehatan Jika Buka Puasa Langsung Merokok

Jakarta, Swamedium.com — Beberapa perokok yang sedang berpuasa kadang menganggap saat buka puasa adalah saat tepat untuk kembali menikmati rokok. Padahal itu bukan kebiasaan yang menyehatkan.

Banner Iklan Swamedium

Buka puasa langsung merokok malah bisa memperparah efek negatif rokok bagi kesehatan Anda. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya seperti dilansir laman hellosehat.com:

Adanya kandungan bahan kimia yang berbahaya, dan racun pada rokok sudah diketahui berbahaya untuk kesehatan. Beberapa jenis racun tersebut adalah karbon monoksida, nikotin dan tar.

Saat perut kosong selama berjam-jam berpuasa, bahan kimia tersebut akan memberikan efek lebih parah jika masuk dalam tubuh Anda lewat sistem pernapasan.

Racun Karbon monoksida

Efek dari zat ini jika masuk ke aliran darah, akan menurunkan kadar oksigen dalam darah Anda. Padahal oksigen adalah zat kehidupan bagi semua sel dan organ tubuh Anda sendiri. Tubuh akan merasa lebih cepat letih, pusing, juga lelah.

Karbon monoksida pun akan menurunkan fungsi otot dan jantung, yang sangat membutuhkan aliran oksigen. Hasilnya pembuluh darah mudah mengeras dan kaku disebabkan oleh plak, sehingga tidak elastis lagi. Risiko mengalami penyakit jantung dan stroke juga akan lebih besar terjadi.

Racun nikotin

Racun ini akan lebih cepat diserap tubuh jika kondisi perut kosong dan lemas kurang energi. Alhasil paru-paru Anda berisiko lebih besar mengalami kanker.

Efek buruk nikotin yang lain adalah naiknya tekanan darah, penyempitan pembuluh darah, detak jantung tak teratur, bahkan mengarah kepada serangan jantung.

Alangkah baiknya jika ibadah puasa yang sudah seharian Anda jalani, diteruskan dengan berbuka puasa menyantap hidangan yang menyehatkan dan halal. Jika Anda bisa menahan diri dari rokok selama belasan jam, tentu bisa juga menghentikan kebiasaan tersebut seterusnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita