Minggu, 14 Agustus 2022

Ungkap Kemenangan Pilkada, Sandiaga Teladani Nabi Yusuf dan Daud

Ungkap Kemenangan Pilkada, Sandiaga Teladani Nabi Yusuf dan Daud

Foto: Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara Kajian Dzuhur Majelis Taklim Telkom Grup di Gedung Graha Merah Putih (Senin 5/6). Bersama ketua Dewan Dakwah Islamiyah Ust. M. Zainal Muttaqin, Sandiaga menceritakan perjuangannya selama 18 bulan kepada para jamaah majelis taklim. (Bimasurya/asmc)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, mengungkap rahasia kemenangannya di Pilkada DKI Jakarta. Mantan Ketua HIPMI ini mengatakan meneladani Nabi Yusuf dan Nabi Daud dalam menyikapi kontestasi Pilkada.

Banner Iklan Swamedium

“Saat ditanya kenapa kami menang? Karena masalah iman. Kami merasa dilecehkan, baik yang memilih maupun dipilih. Semua ada jalannya dari Allah. Untuk jadi pengusaha, saya harus di PHK dulu. Intinya, semua melewati proses,” ujar Sandi di Masjid Al-Istiqomah, Graha Merah Putih, Telkom, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (5/6).

Sandi menuturkan meneladani sosok Yusuf ketika ia ditertawakan oleh banyak pihak saat maju Pilkada. Nabi Yusuf, kata Sandi, pernah menawarkan diri untuk menjadi bendahara kerajaan Mesir. Ia ditertawakan, namun tetap maju karena ia paham masalah keuangan.

“Awalnya ia (Nabi Yusuf) ditertawakan karena ia tidak dipercaya. Saya terinspirasi dari kisah Nabi Yusuf. Saya karena belum ada pengalaman di pemerintahan, rekan bisnis pun malah kurang yakin dengan saya untuk ikut Pilkada,” ucap Sandi.

Sandi menambahkan, doa Nabi Daud dalam kisah melawan Jalut menjadi motivasi Sandi. Ia kagum dengan Daud, saat bisa mengantarkan kemenangan spektakuler melawan Jalut. Dengan kemampuan membaca situasi, Daud bisa melihat dan menganalisa kondisi dan membuat senjata yang bisa mengalahkan lawan.

“Kalau saya, saat kampanye lawan politik saya, sama seperti saya melawan Jalut. Lawan politik saya saat pilkada punya semuanya, kerja hebat, namun tidak fokus, untuk bisa melihat keresahan warga Jakarta sesungguhnya,” lanjut Sandi.

Program OK OCE, menurut Sandi, menjadi sejatanya untuk bisa mengalahkan lawan politik. Selain itu, Sandi juga berdoa bisa mendapat pasangan yang bisa berjuang di Pilkada.

“Alhamdulillah saya dipertemukan dengan sosok Anies. Meskipun dulu kita berlawan saat Pilpres 2014, karena cita-cita untuk menjadikan Jakarta lebih baik, kita bisa bersatu,” tutup Sandi. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita