Jumat, 21 Januari 2022

Tim SAR Marapi Temukan Pendaki yang Hilang di Kawah Lapan

Tim SAR Marapi Temukan Pendaki yang Hilang di Kawah Lapan

Foto:Sebanyak 8 pendaki yang sempat terjebak di puncak Gunung Marapi berhasil dievakuasi lewat jaur Simabur, Tanah Datar, mereka kemudian dirawat di puskesmas. (ist)

Koto Baru, Swamedium.com — Tim SAR Gunung Marapi akhirnya menemukan seorang pendaki yang hilang pasca gunung meletus, Minggu (4/6) kemarin. Pendaki bernama Yandri ditemukan selamat di Kawah Lapan, puncak Marapi, Selasa (6/6) siang pukul 11.00 WIB.

Banner Iklan Swamedium

Informasi yang diterima dari PMI Bukittinggi, korban ditemukan dalam kondisi lemas.

“Kondisinya lemas dan sedikit terkilir kakinya,” kata Ahmad Jais, Kepala Markas PMI Bukittinggi.

Informasi yang dihimpun Harianhaluan.com, warga Pulau Ingu Kecamatan Benai, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau itu sempat jatuh ke dalam jurang. Ia berusaha bertahan selama tiga hari dan kekurangan asupan makanan sehingga membuat tubuhnya lemas.

Rencananya, pendaki yang sudah lemah ini akan dievakuasi via Simabua, Kabupaten Tanah Datar, sisi Timur Gunung Marapi.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat Gunung Marapi meletus Minggu siang, ada sekitar 16 pendaki yang sedang berada di puncak gunung itu. Sepanjang hari itu, gunung meletus hingga 4 kali, dan membuat mereka terjebak di atas.

Pada Minggu sore dan malam, 7 orang berhasil turun ke bawah lewat Jalur Koto Baru.

Sementara, esoknya 8 orang turun setelah dievakuasi via Simabur. Yandri sendiri dilaporkan hilang sejak Minggu 4 Juni karena terpisah dari rombongannya.

PVMBG menetapkan sampai saat Gunung Marapi dalam status Waspada. PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki gunung pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita