Friday, 20 September 2019

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Itikaf?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mulai Itikaf?

(1) Di antara maksud i’tikaf adalah untuk meraih lailatul qadar dan malam tersebut dimulai dari malam ke-21.

(2) Bagi yang masuk untuk beri’tikaf sebelum matahari tenggelam pada malam ke-21 berarti ia bisa mendapatkan sepuluh malam terakhir dengan sempurna.

Hal ini berbeda jika ia masuk setelah shalat shubuh pada hari ke-21 karena ia tidak bisa mendapatkan sepuluh hari terakhir tersebut secara sempurna.

Adapun hadits ‘Aisyah yang kita bahas tidaklah menunjukkan bahwa waktu tersebut adalah waktu dimulainya i’tikaf. Karena kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah masuk masjid, maka berarti mulailah i’tikafnya. Dan hadits tersebut secara tidak langsung menunjukkan beliau sudah masuk di masjid sebelum shalat Shubuh.

Adapun waktu keluar bagi yang beri’tikaf sepuluh hari adalah ketika telah tenggelam matahari pada malam hari raya ‘ied. Karena dengan tenggelamnya matahari tersebut menunjukkan berakhirnya sepuluh hari tersebut, juga menandakan berakhirnya bulan Ramadhan.

Inilah pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini. Ada juga pendapat lainnya yang mengatakan bahwa waktu keluar i’tikaf adalah ketika akan menuju shalat ‘ied dengan tujuan supaya dapat dilanjutkan dengan ibadah lainnya.

2- Hadits di atas menunjukkan bolehnya ada tempat khusus bagi orang yang beri’tikaf lalu ia menyendiri di sana.

3- Anjuran untuk menyendiri ketika i’tikaf jika itu memungkinkan. Menyepinya di sini bisa jadi bersama dengan lainnya dalam satu tempat.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi:
Minhatul ‘Allam fii Syarh Bulughil Marom, Syaikh ‘Abdullah bin Sholih Al Fauzan, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan ketiga, tahun 1432 H, 5: 131-133. (*/ls)

Sumber : rumaysho

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)