Friday, 24 May 2019

Doa untuk Muslimin Indonesia di Malam 29 Ramadhan 1438 H

Doa untuk Muslimin Indonesia di Malam 29 Ramadhan 1438 H

Foto: Jamaah itikaf Masjid Sunda Kelapa. (Ahmad Fahmi/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Tadi malam adalah malam ganjil terakhir bulan Ramadhan 1438 H, sebagian kaum muslimin sedang melakukan safar menuju kampung halamannya.

Sementara masyarakat yang tidak mudik, memanfaatkan malam 29 ini dengan ibadah I’tikaf di masjid-masjid. Salah satu masjid di Jakarta yang melaksanakan kegiatan I’tikaf adalah masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Menteng Jakarta Pusat.

Seperti biasa, imam qiyamul lail dipimpin oleh 2 orang Syaikh dari Madinah, yaitu Syaikh Esham Al Mizazi dan Syaikh Abdul Aziz Al Ariqi.

Pada malam tadi telah dilaksanakan 3 khotmul Quran yaitu: khatam tadarus 6 Imam Rawatib MASK, khatam tadarus setiap jam 17, khatam bacaan sholat Tarawih (1/2 juz) ditambah 1/2 juz dibaca sebelum sholat Shubuh.

Satu lagi khatam yang dilaksanakan adalah dari bacaan surat saat shalat Rawatib setiap hari, khusunya shalat-shalat yang bersuara keras. Dalam 1 tahun akan ada 2 kali khatam.

Shalat Tahajjud malam ini membaca surat-surat dari juz 30, karena mengkhatamkan bacaan Qur’an sejak awal Ramadhan. Saat Imam membaca ayat-ayat Al Fajr, jamaah banyak yang menangis dikarenakan ayat-ayat tersebut bercerita tentang siksa terhadap kaum yang ingkar.

Saat pembacaan Do’anya qunut, imam kembali membuat jamaah menangis, dan didalamnya Imam mendo’akan untuk kemenangan dan keselamatan kaum muslimin, tidak hanya di Palestina, Suriah, Iraq, Burma dan Syiria, tetapi kaum muslimin Indonesia pun turut dido’akan oleh beliau.

Jamaah yang hadir malam.tadi tidak.kurang dari 2000 orang, panitia Ramadhan MASK menyediakan 2131 nasi box untuk santap saur.

Dalam.hal pelaksanaan shalat ‘Iedul Fitri 1438 H, Masjid Agung Sunda Kelapa masih menunggu keputusan hasil sidang isbat yang akan dilaksanakan sore ini oleh Departemen Agama RI.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)