Kamis, 17 September 2020

Penggunaan Uang Elektronik untuk Bayar Tol Naik 333 Persen

Penggunaan Uang Elektronik untuk Bayar Tol Naik 333 Persen

Foto: Ilustras kemacetan lalu lintas. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mencatat penggunaan uang elektronik atau e-payment per 23 Juni 2017 mencapai 26,34 persen dari total transaksi di Gerbang Tol Cipali atau naik 333% dari hari biasa. Dalam kondisi normal atau hari biasa, penggunaan e-payment untuk pembayaran tol hanya enam persen.

“Kami berterima kasih kepada para pengguna tol yang sudah menggunakan e-payment sebagai alat transaksi pembayaran di Tol Cipali,” kata Wakil Presiden Direktur LMS Firdaus Azis di Cirebon, Jabar yang dilansir Antara, Sabtu (24/6).

Dia menuturkan dengan menggunakan e-payment bisa mempercepat transaksi di gerbang tol demi kelancaran arus lalu lintas di Tol Cipali.

Firdaus mengatakan LMS terus mengupayakan percepatan transaksi di Gerbang Tol Cipali dengan memberikan diskon 10 persen untuk kendaraan yang menggunakan uang elektronik atau e-payment.

Diskon itu bisa dinikmati saat bertransaksi di Gerbang Tol Cipali yang berlaku 22 sampai 26 Juni 2017 dan saat arus balik berlaku pada 30 Juni sampai 2 Juli 2017.

“Untuk pengguna uang elektronik cukup menempelkan kartu atau tap pada panel yang berada di tiap gardu dan pastikan tapping berhasil dan tidak perlu mengambil kartu tol,” tuturnya.

“Saat transaksi, pengguna tinggal menempelkan kembali kartu e-payment untuk mengambil struk transaksi dan diharapkan pengemudi menyiapkan e-payment dengan saldo yang cukup sehingga dapat mempercepat transaksi demi kelancaran arus lalu lintas di Tol Cipali,” lanjutnya.

Selain itu dalam mengantisipasi kepadatan menjelang GT Palimanan Utama, LMS juga menyiapkan voucher pengganti uang fisik yang bisa diperoleh di dekat GT Palimanan Utama tol Cipali melalui petugas jemput kendaraan (JKR) dan yang menggunakan seragam resmi LMS.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.