Senin, 21 September 2020

Al Hasud La Yasud

Al Hasud La Yasud

Foto: Pertemuan GNPF MUI dengan Presisen Jokowi. (ist)

Oleh: Murhali Barda*

Jakarta, Swamedium.com — Harus bagaimana lagi kah memecah belah Persatuan Umat dan Bangsa ini ?

Tergelitik saya akan Pernyataan FPI Game Over yang ditulis oleh Djoko Edhi S Abdurrahman (Mantan Anggota Komisi Hukum DPR dan Wakil Sekretaris Pemimpin Pusat Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU).

Semula saya pikir yang bersangkutan memiliki kapasitas dan keilmuan yang bagus, namun perkiraan saya salah dan akhirnya URUT JIDAT dan TEPOK DADA ajalah.

Tentunya tulisan Djoko itu ada niat untuk menyampaikan berita bahwa Perjuangan ini janganlah kalian lanjutkan karena HANDUK PUTIH sudah dilemparkan.

Dia pun menyatakan bahwa Ormas ormas Islam sudah mendapat JATAH REDAM sebesar SATU TRILYUN setiap ormasnya.

Saya PUTAR OTAK bagaimana mungkin KALAH PERANG namun dapat uang “Ghonimah” yang dia maksudkan…? Hhmm Tepok Dada dan Urut Jidat saja lah.

NGACO DAN KACAU SEKALI pernyataan mantan anggota DPR itu, dia perlu diruqyah dengan air putih tak usah aqua.

Pengakuan Diri bahwa Ormasnya sudah dapat SATU TRILYUN kemungkinan benar sekali, anda bisa tabayyun langsung Pimpinan Ormas dan Juga pengusaha Meikarta itu, atau silahkan anda menelusuri berita televisi yang memuat berita tersebut, sangat JELAS tak dapat dipungkiri.

Adapun ormas lainnya wabil khusus yang tergabung dalam GNPF-MUI maka dengan BANGGA saya harus sampaikan bahwa ALLAH TA’ALA MASIH MENJAGA MEREKA dan tidak ada UANG apapun yang diterima oleh FPI dan Ormas lainnya di GNPF.

Saya SANGAT TAHU DAN FAHAM bahwa Al Habib Muhammad Rizieq ibn Husein Syiehab dan Ustadz Bachtiar Nashir sangat amanah dan levelnya saaaangat jauh berbeda dengan Djoko Edi dan beberapa oknum dalam pakaian NU.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.