Senin, 21 September 2020

Meski Raup Untung, Pedagang Durian Bingung Saat Bayar Listrik

Meski Raup Untung, Pedagang Durian Bingung Saat Bayar Listrik

Foto: Pedagang durian meski meraup untung namun tetap bingung saat membayar tagihan listrik. (mangucuy/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Pedagang Durian kaki lima di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan tak bisa ikut mengecap manisnya rasa durian yang ia jual. Pasalnya, di saat yang sama pemerintah melakukan pencabutan subsidi listrik yang berimbas pada naiknya tarif dasar listrik yang justru menambah beban hidup mereka.

Pak Amin yang berjualan durian kaki lima di Jalan Kavling Polri, Jagakarsa, Jakarta Selatan merasakan pahitnya kenaikan tarif dasar listrik itu. Ia yang memiliki empat orang anak yang masih duduk di bangku sekolah, menuturkan hal tersebut.

Baca Juga: Berkah Lebaran, Pedagang Durian Meraup Untung

“Sekarang bayar listriknya tambah mencekik, saya ngontrak rumah bareng-bareng sama pedagang durian lainnya, biasanya bayar cuma empat ratus ribu, nah pas diumumin subsidi listrik dicabut dari pemerintah, sekarang malah tambah menjerit,” ucapnya saat ditemui Swamedium.com, Selasa (27/6).

Pak Amin mengaku, dirinya dan keluarga sempat diusir oleh pemilik rumah kontrakan akibat meminta penurunan hargakontrak rumah imbas dari naiknya tarif listrik. Ia melakukan itu karena dirinya menjadi tulang punggung untuk menafkahi keluarganya.

“Pernah satu waktu bilang ke pemilik rumah kontrakan, untuk dapet penurunan harga sewa kontrakan, eh tapi malah dapet jawaban yang gak enak, mau nerusin kontrakan atau disuruh angkat kaki, kalau gak sanggup bayar pergi aja, kan masih banyak yang mau kontrak disini,” kenangnya menirukan ucapan si pemilik rumah kontrakan. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.