Rabu, 23 September 2020

Sri Mulyani: Banyak yang Ngaku WNI Hanya Sekedar di Bibir

Sri Mulyani: Banyak yang Ngaku WNI Hanya Sekedar di Bibir

Jakarta, Swamedium.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan setelah ada program pengampunan pajak (tax amnesty) baru diketahui bila di Indonesia sudah semakin banyak harta yang tak terdeteksi dan tidak pernah membayar pajak.

Menkeu menilai banyak masyarakat yang mengaku sebagai warga negara Indonesia hanya sekedar omongan. Karena jika benar-benar mencintai Indonesia maka akan membayar pajak.

“Saya yakin banyak harta sudah free of tax. Kalau belum, ya bayar saja. Kalau Anda tidak rela membayar pajak, itu masalah lain. Berarti hubungan kita akan berbeda memang. Mari kita mulai tradisi patuh. Being a good citizen, is good human being. Being a good citizen is good, is Pancasila, adalah Anda yang menyanyikan Indonesia Raya keluar dari hati, bukan sekadar dari bibir saja,” tuturnya dalam acara Bimbingan Teknis Perppu AEoI di Gedung Ditjen Pajak Pusat, Jakarta yang dikutip Okezone.com, Rabu (21/6).

Sri Mulyani menambahkan bahwa Indonesia sudah berkomitmen untuk ikut dalam Automatic Exhange of Information (AEOI) atau pertukaran data nasabah guna kepentingan perpajakan di 2018. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk memperkuat basis data pajak.

Menkeu mengatakan jika dilihat dari tax rasio, maka terlihat bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum membayar pajaknya, termasuk warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di luar Indonesia.

Oleh karena itu, dia yakin dengan mengikuti AEoI maka dapat membantu pemerintah mengejar pajak WNI yang ada di luar dan juga menghilangkan akses pengemplang untuk tidak membayar pajak. Karena, menurutnya di dunia ini ada dua yang tak bisa dihindari yakni pajak dan kematian.

“Di dunia ini ada dua yang tidak bisa Anda hindari pajak atau kematian. Yang ngomong kayak gitu di AS (Salah Pendiri AS, Benjamin Franklin). Karena Indonesia belum pernah dengar itu, maka mari kita mulai tradisi patuh,” ungkap Menkeu.(*/maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.