Selasa, 29 September 2020

Gaji Presiden Jokowi 1,8 Miliar, Darimana Asalnya?

Gaji Presiden Jokowi 1,8 Miliar, Darimana Asalnya?

Foto: Rakyat makin kecewa dengan Jokowi. (Ilustrasi/ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pimpinan Rumah Amanah Rakyat (RAR) Ferdinand Hutahaean mengatakan, bantahan Istana soal kenaikan gaji Presiden Jokowi tak mampu menjernihkan polemik tersebut.

Menurut Ferdinand, bantahan tersebut hanya bicara pada angka gaji pokok presiden semata, namun tak menjelaskan apa saja sumber penghasilan Presiden Jokowi hingga mencapai angka Rp 1,8 Milyar.

“Ini yang harus dijelaskan, bukan gaji pokok semata. Karena kalau cuma menghitung gaji pokok, maka totalnya tidak akan mencapai Rp 1,8 milyar atau setidaknya sama dengan penghasilan SBY sebagai Presiden yaitu Rp 720 juta,” kata Ferdinand, di Jakarta, Kamis (29/6)

“Akan menjadi pertanyaan kemudian tambahan penghasilan sekitar Rp 1 milyar itu dari mana? Jangan salahkan publik jika kemudian menduga itu sebagai sebuah gratifikasi kepada Presiden yang dihitung sebagai penghasilan,” imbuhnya.

Memang Jokowi adalah pengusaha, tapi itu dulu, sebelum ia menjadi presiden.

“Ya dulu itu benar, tapi saat ini Jokowi hanya sebagai Presiden dan Zakat yang dibayarkan adalah Zakat Profesi sebagai Presiden,” ujar Ferdinand.

Itulah mengapa, kata Ferdinand, sangat penting saat ini Istana menjelaskan secara rinci penghasilan presiden tersebut. Menurutnya, bisa saja gaji tidak naik, tapi tunjangan dinaikkan setiap tahun di tengah prestasi kerja yang buruk dan ekonomi yang tidak bertumbuh.

“Publik tentu menunggu istana menjelaskan secara rinci daftar penghasilan presiden tersebut, karena publik berhak untuk itu, sebab penghasilan Presiden itu adalah dari Pajak yang di pungut dari rakyat. Kmi tunggu penjelasan dan kejujuran tuan,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.