Jumat, 25 September 2020

Amankah Operasi Plastik Dilakukan di Usia Remaja?

Amankah Operasi Plastik Dilakukan di Usia Remaja?

Jakarta, Swamedium.com – Mempermak wajah atau tubuh melalui operasi plastik sudah menjadi tren saat ini. Mereka ingin penampilannya lebih menawan sehingga rela merogoh kocek yang dalam untuk melakukan bedah plastik. Namun amankah melakukan operasi plastik di usia remaja?

Apakah operasi plastik itu baik dilakukan oleh remaja yang secara alami masih bertumbuh atau berkembang, termasuk kemungkinan terjadi perubahan bentuk wajah dan tubuh?

Menurut Dokter Alberta Jesslyn Gunardi, BMedsSc Hons dari klikdokter.com. dalam dunia medis, terdapat dua jenis prosedur operasi plastik. Pertama, operasi rekonstruksi yaitu untuk memperbaiki kecacatan pada tubuh atau wajah. Contohnya: cacat bawaan lahir seperti bibir sumbing, cacat telinga, luka akibat gigitan binatang, luka bakar, atau membuat kembali payudara setelah operasi kanker payudara.

Kedua, operasi kosmetik atau kecantikan untuk mengubah bagian tubuh seseorang yang dirasa kurang sempurna. Prosedur yang umum dilakukan yaitu memperbesar payudara, memperkecil payudara, membentuk hidung, mengurangi lemak dari berbagai bagian tubuh.

Operasi plastik memang jarang dilakukan pada usia remaja. American Society of Plastic Surgeons melaporkan mengenai perbedaan alasan antara orang dewasa dan remaja yang melakukan operasi plastik.
Orang dewasa melakukan prosedur tersebut agar tampil lebih mencolok di keramaian. Sedangkan para remaja melakukannya agar diterima di lingkungan pergaulannya.

Beberapa prosedur operasi plastik yang sering dilakukan oleh remaja adalah operasi hidung, koreksi telinga yang menonjol, operasi payudara, dan operasi menghilangkan bekas luka atau tanda lahir. Operasi payudara juga dapat dilakukan pada remaja laki-laki yang mengalami pembesaran payudara atau ginekomastia.

Mana yang lebih aman untuk remaja?

Operasi rekonstruksi pada remaja aman dilakukan dan dapat membantu memperbaiki kecacatan. Prosedur tersebut dapat membuat remaja lebih percaya diri untuk berbaur dengan teman seusia mereka.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.