Jumat, 25 September 2020

Polisi, Kau Memang Bukan Kami

Polisi, Kau Memang Bukan Kami

Foto: Asyari Usman. (Facebook Asyari Usman)

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamedium.com — Saat ini sedang digarap pembuatan film pendek yang berjudul “Polisi, Kau Memang Bukan Kami”. Sedang dicarikan sutradaranya, aktor-aktrisnya, dan para pemeran pembantunya. Tim yang menyiapkan naskah film ini akan berkonsultasi dengan Polri untuk meminta pendapat mereka tentang konten film pendek itu.

Pendapat polisi perlu didengarkan karena film ini berisi penggambaran bahwa polisi sudah sebegitu jeleknya menilai umat Islam. Penilaian jelek itu tampak dari alur cerita film pendek yang berjudul “Kau Adalah Aku Yang Lain”. Film KAAYL yang “dimenang-menangkan” dalam Police Movie Festival itu, kata kesepakatan mayoritas penonton, jelas-jelas berisi satu pesan saja: bahwa umat Islam adalah manusia yang paling buruk mentalitasnya di Indonesia.

Sebelum lanjut, saya mohon maaf kepada semua invidu polisi yang sebetulnya tidak nyaman dengan film pendek buatan Anto Galon itu. Saya yakin, banyak polisi yang juga gerah melihat film ini. Kenapa saya mohon maaf, tak lain karena tulisan ini terpaksa menggeneralisasikan Anda semua di kepolisian sebab KAAYL secara resmi didukung, direstui, dan dipromosikan oleh Polri secara institusional. Jadi, mau tak mau, Anda di Polri yang tidak cocok dengan film ini, dianggap ikut setuju.

Kembali ke topik. Film pendek “Polisi, Kau Memang Bukan Kami” (PKMBK) berdurasi 20 menit 19 detik. Bercerita tentang Polisi yang akhir-akhir ini memiliki prasangka buruk terhadap umat Islam. Menurut naskah film pendek itu, di tubuh Polri ada segmen yang sedang berkampanye untuk melekatkan stigma bahwa Islam dan umat Islam adalah agama dan pengikut agama yang intoleran, kejam, sangar, brutal, kumuh (seperti si embah di film KAAYL).

Salah satu adegan yang menarik di PKMBK adalah ketika Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan briefing kepada semua komjen, irjen dan brigjen di lingkungan Polri. Kata Tito, Polisi akan memasang “chip” di bagian kepala semua personel kepolisian.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.