Jumat, 25 September 2020

Sea Games 2017

Imam Nahrawi Tanggapi Kecurangan Pengundian Cabor Sea Games

Imam Nahrawi Tanggapi Kecurangan Pengundian Cabor Sea Games

Foto : Menpora RI, Imam Nahrawi tanggapi kecurangan pengundian cabang sepak bola dan futsal pada SEA Games 2017 (ist)

Jakarta, Swamedium.com  –  Menpora RI, Imam Nahrawi berharap pengundian grup cabang sepak bola dan futsal SEA Games 2017 yang jadi sorotan, harus di negosiasi ulang.

Di depan awak media saat acara silaturahmi di lingkungan Kemenpora RI di Jakarta, Senin (3/7/2017), Menpora Imam Nahrawi meminta CdM (Chief de Mission), Aziz Syamsuddin, untuk melakukan negosiasi ulang dengan Panitia SEA Games 2017 Malaysia (Masoc).

“Tujuannya agar tidak memberikan peluang terjadinya ketidakadilan. Tuan rumah sekalipun tidak boleh seperti ini karena pastinya tidak menguntungkan negara lain,” ujar Imam.

Imam Nahrawi juga menyesalkan keputusan pihak Malaysia jadi seperti otoritas atau bentuk keistimewaan tuan rumah lantaran Indonesia selama ini mengedepankan fairplay.

“Saya berharap ada negosiasi ulang terkait model pengundian karena ada 12 cabor yang melibatkan sistem undian. Lakukan pengundian secara adil, jujur, jangan karena tim tuan rumah ingin bertemu dengan tim lemah,” desak sang Menpora.

Ada kabar juga yang menyebut bila pada Senin ini, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bertemu dengan Masoc serta Komite Olimpiade Malaysia di Kuala Lumpur dengan salah satu agenda pembahasan terkait sistem undian ini.

Menjelang SEA Games 2017, tata cara undian untuk membagi grup di cabor sepak bola dan futsal jadi perhatian yang berujung kecaman serta kritikan lantaran tuan rumah Malaysia mendapat keleluasaan memilih grup mana yang diinginkan tanpa diikutsertakan dalam undian. (Wisja)

Related posts