Kamis, 01 Oktober 2020

Kemacetan Saat Mudik Lebaran Rugikan Pemasok Sayur di Cianjur

Kemacetan Saat Mudik Lebaran Rugikan Pemasok Sayur di Cianjur

Cianjur, Swamedium.com – Pemasok sayur mayur di Cianjur, Jawa barat Kemerugi hingga puluhan juta rupiah akibat kemacetan yang terjadi saat mudik dan arus balik Idul Fitri 1438 Hijriah. Pemerintah daerah diharapkan segera merealisasikan pembangunan jalur Puncak II sebagai solusi kemacetan yang setiap tahun terjadi di wilayah tersebut

Pasalnya sayuran yang seharusnya dipasok ke sejumlah kota di Jabodetabek terpaksa banyak dibuang karena membusuk sebelum berhasil dikirimkan. Saat mudik dan arus balik, volume kendaraan yang melintas ke Cianjur setiap harinya lebih dari 60 ribu kendaraan roda dua dan empat.

“Beberapa kali polisi memberlakukan sistem buka tutup dan satu jalur, sehingga arus sering terhenti untuk beberapa jam, sehingga sayur yang kami bawa tidak lagi segar bahkan sudah membusuk sebelum sampai,” kata Ujang Ibin (40) seorang pemasok sayuran pada wartawan, Minggu.

Dia menuturkan, saat musim mudik hingga arus balik, pemasok sayuran di Agro Cigombong, Cipanas, kesulitan mendistribusikan barang karena antrean panjang kendaraan yang terjadi setiap harinya di Jalur Puncak-Cipanas.

“Saya biasa mengirim sayuran ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta, selama menjelang dan setelah lebaran, pendistribusian menjadi sulit karena macet total terjadi,” katanya.

Macet total membuat pendistribusian tidak dapat dilakukan setiap saat seperti hari biasa, akibatnya sayuran yang berada di terminal sayuran Cigombong mengalami kerusakan hingga membusuk. Sayuran yang cepat membusuk seperti sawi putih, sawi hijau, tomat dan sayuran dengan kadar air tinggi lainnya.

“Ada yang sampai busuk di terminal Cigombong, ada juga yang busuk di jalan. Jadi kadang ketika sampai hanya setengahnya yang diterima pemesanan karena melihat kondisi bagus atau tidak,” katanya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.