Jumat, 25 September 2020

Polarisasi Usai Pemilihan Ketua Karesidenan Batavia

Polarisasi Usai Pemilihan Ketua Karesidenan Batavia

Foto: Ipoel Simatupang. (Dok. pribadi)

Oleh: Ipoel Simatupang*

Jombang, Swamedium.com — Pertarungan untuk memperebutkan tahta karesidenan Batavia begitu marak, tidak seperti pemilihan-pemilihan ketua karesidenan di daerah lainnya. Pemilihan ketua karesidenan disamping diikuti oleh kandidat, juga diikuti oleh suporter kedua belah pihak untuk memberi tepuk tangan yang meriah.

Pertarungan ini dimulai dengan tampilnya media massa yang masif sebagai suporter tim kesandung, media massa baik yang maya maupun nyata berbondong-bondong menjadi suporter tim kesandung ini. Mereka seolah2 menguasai setiap lini jalannya pertempuran memperebutkan tahta karesidenan Batavia.

Belum tim suporter yang berasal dari intelektual dan setiap hari memberi opini sesat tentang hebatnya calon yang akan mengikuti pertarungan yang dibelanya. Dengan berbagai argumen yang seolah-olah memberi penguatan kepada pemirsa bahwa yang dilakukan memberi opininya sesuai dengan kadar intelektualnya, Mboh dirungokno pemirsa opo ora, sing penting ngecemes koyo pinter-pintere dewe.

Intelektual yang tetiba hilang kadar keintelektualnya gara-gara menjadi suporter pertarungan pemilihan ketua karesidenan Batavia ini, gak tahu pemikiran apa yang ada di pemikirannya sehingga bisa memberikan pandangan yang jauh dari fakta.

Dalam psikologi orang yang memiliki pendirian labil, apapun pekerjaannya akan berpengaruh pada pola pikirnya, ketika suasana membutuhkan pemikiran yang sesuai dengan kebutuhan maka, dengan cepat akan mengikuti pola pemikiran pesanan itu. Sikap labil ini bisa menghinggapi siapapun dan usia berapapun, jadi bisa menyerang siapa saja.

Belum lagi divisi hansip yang memberi support untuk berdiri satu barisan dalam membantu mencapai kedudukan karesidenan Batavia ini. Langsung tidak langsung memberikan kisah yang tak terlupakan kepada siapapun.

Tim suporter kesandung juga memiliki suporter dari kelompok cacing pita yang memberikan segala macam kebutuhannya agar bisa memenangkan pertarungan memperebutkan karesidenan Batavia ini. Dengan kekuatan tiada tanding di negara ngapurosedoyo mereka memainkan peranan yang sangat penting dan dapat menguasai hidup orang banyak. Cacing pita ini menguasai kehidupan, di darat, laut dan udara. Semua dikuasai mereka sehingga jika membutuhkan sesuatu tinggal menggelontorkan saja apa yang di inginkan.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.