Kamis, 24 September 2020

BI Minta Perbankan Segera Mutakhirkan Sistem Teknologi Informasi

BI Minta Perbankan Segera Mutakhirkan Sistem Teknologi Informasi

Jakarta, Swamedium.com – Industri perbankan dan sektor keuangan di Indonesia dibayang-bayangi oleh makin maraknya serangan siber (cyber attack), sehingga Bank Indonesia (Bi) menilai kebutuhan untuk memutakhirkan standar keamanan teknologi informasinya dianggap mendesak.

BI mendesak industri perbankan untuk memutakhirkan sistem teknologi informasi agar mampu membentengi diri dari serangan siber yang akhir-akhir ini semakin masif, dan turut berisiko mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, kadar peretasan maupun serangan virus juga terus berinovasi dan mencari celah kerentanan dalam sistem TI. Maka dari itu, industri perbankan maupun sektor keuangan lainnya harus memutakhirkan standar keamanan.

Hal tersebut disampaikan pimpinan Bank Sentral di tengah meningkatnya kesiagaan menyusul serangan virus secara global yang menamakan diri “Petya” setelah sebelumnya sistem teknologi global kelimpungan menghadapi serangan “Ransomware Wannacry”.

“Semua yang menggunakan aplikasi-aplikasi teknologi agar senantiasa menggunakan versi yang terakhir. Versi yang terakhir biasanya sudah dibekali bentuk-bentuk untuk mencegah terjadinya cyber attack,” katanya di Jakarta, seperti dikutip Antaranews.com. Senin (3/6).

“Tidak boleh ada kelengahan. Kita harus mempersiapkan diri karena pasti ada bentuk inovasi lain yang bisa mengganggu sistem,” tambah Agus.

Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Maryono mengatakan hingga Senin (3/7), belum ada laporan dari empat bank milik negara, –yang tiga di antaranya merupakan penguasa pasar perbankan–, mengenai serangan siber virus Petya.

“Biasanya, kalau satu bank kena, bank yang lain akan kena juga. Tetapi, sejauh ini kita belum mendapatkan laporan itu,” kata Ketua Himbara Maryono, yang juga Dirut PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk.

Pimpinan bank swasta terbesar di Tanah Air, PT Bank Central Asia Tbk, menyatakan Petya tidak mengganggu sistem perbankan. Namun, serangan siber yang semakin marak menjadi peringatan bagi perbankan untuk meningkatkan keamanan TI.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.